HANKAM

Prajurit TNI AD Raih 2 Penghargaan di Australia

Sersan Satu (Sertu) Moch Hafidz Teguh Prayoga.
Sersan Satu (Sertu) Moch Hafidz Teguh Prayoga. (Foto: Dok. Pusdikarhanud)

Jakarta, IDM – Sersan Satu (Sertu) Moch Hafidz Teguh Prayoga berhasil mengharumkan nama Indonesia di Australia. Prajurit TNI AD dari Pusdikarhanud ini berhasil menuntaskan Subjek 1 Sergeant Course-Session 0165 dengan prestasi gemilang.

Dilansir dari keterangan Penpusdikarhanud, Jumat (15/5), Hafidz diutus mengikuti kursus selama enam minggu di Kokoda Barracks, Canungra, Queensland, Australia. Hasilnya, ia memperoleh dua penghargaan sekaligus yaitu "Best Internasional Student" dan "Best Syndicate".

Baca Juga: TNI AL Perluas Fungsi Simulasi Geladak Kapal Induk, Operasikan Heli untuk Misi SAR dan Logistik

Sersan Satu (Sertu) Moch Hafidz Teguh Prayoga.
(Foto: Dok. Pusdikarhanud)

Dijelaskan kursus tersebut merupakan program pembinaan bintara yang menitikberatkan pada kepemimpinan, taktik, dan manajemen lapangan bagi Bintara. Hafidz tampil konsisten dan menonjol.

"Ia dinobatkan sebagai "Best International Student" atas performa, sikap, dan kemampuan adaptasinya yang luar biasa. Dan penghargaan "Best Syndicate" bersama kelompoknya, berkat kerja sama tim dan kepemimpinan yang efektif selama latihan," tulis keterangan Penpusdikarhanud

Hafidz mengatakan penghargaan ini sebagai bukti bahwa prajurit Indonesia bersaing dan unggul di forum internasional.

Baca Juga: Rampungkan Pendidikan di AS, Perwira TNI AU Sabet Penghargaan Bergengsi ‘Distinguised Graduate’

"Bukan hanya untuk saya pribadi, tapi untuk Pusdikarhanud dan TNI AD. Ini bukti bahwa prajurit Indonesia mampu bersaing dan unggul di forum internasional,” ujar Hafidz.

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi Pusdikarhanud dan menunjukkan komitmen TNI AD dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan di luar negeri. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk memperkuat profesionalisme prajurit di tanah air. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.