Prajurit TNI AD Jadi Pesilat Terbaik Internasional, Singkirkan 5.000 Atlet dari 20 Negara

Jakarta, IDM – Prestasi terbaik ditunjukkan prajurit TNI AD dari Satuan Pembekalan Angkutan (Bekang) Kodam IX/Udayana.
Adalah Serda I Kadek Adi Budiasta meraih medali emas dan dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik pada ajang Pencak Silat International Indonesia Champ 3rd di Sumatra Utara, 4–10 Agustus 2025.
Baca Juga: Helikopter Panther dan Bolkow TNI AL Uji Kemampuan Evakuasi dan Operasi Laut di Bintan
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Candra dalam keterangannya dikutip, Senin (11/8) mengatakan kejuaraan bergengsi tersebut diikuti 5.000 atlet dari 20 negara dan menjadi panggung gemilang bagi Kadek, prajurit muda berusia 23 tahun asal Denpasar.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan Kadek menuju podium tertinggi tidak mudah, namun bagi prajurit 23 tahun tersebut menjadi tantangan dan ia berhasil menyingkirkan lawan-lawan tangguh hingga babak final, di mana ia menundukkan pesilat kuat dari Myanmar.
Baca Juga: Flypast hingga Sling Load, Aksi Pesawat dan Helikopter TNI AU di Upacara Kehormatan Militer
"Sejak usia lima tahun Kadek asal Denpasar ini sudah menekuni pencak silat, prestasinya terus menanjak dari level nasional hingga internasional, menjadikannya salah satu andalan tim Pencak Silat Militer Angkatan Darat," kata Candra.
Ia pun mengapresiasi atas keberhasilan tersebut yang dinilai mengharumkan nama Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan Indonesia di kancah dunia. Prestasi ini disebut sebagai inspirasi bagi prajurit lainnya untuk terus berjuang dan berprestasi, baik di medan tugas maupun di bidang olahraga dan seni bela diri warisan bangsa. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































