HANKAM

Prajurit Terlibat Penimbunan BBM, Laporkan ke Puspom TNI

Bhayangkara Mabes Polri
Konferensi pers "Penyalahgunaan BBM dan Elpiji bersubsidi" di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Selasa (7/4). (IDM/Ronald)

Jakarta, IDM – TNI melalui Wakil Pusat Polisi Militer (Wadanpuspom) TNI, Marsekal Pertama TNI Bambang Suseno memastikan TNI membuka pengaduan jika ada warga mengetahui prajurit TNI terlibat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Hal ini dikatakannya saat konferensi pers "Penyalahgunaan BBM dan Elpiji bersubsidi" di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Selasa (7/4).

Baca Juga: Identifikasi UUV Asing di Selat Lombok, TNI AL Fokus Cari Data Navigasi

"Kami membuka kesempatan untuk pengaduan bagi rekan-rekan yang mengetahui, silakan, dilaporkan langsung ke Puspom TNI ataupun kepada Pomdam wilayah," kata Bambang.

Lebih lanjut kata Bambang saat ini diduga ada dua personel TNI yang terlibat terkait dengan penyalahgunaan BBM. Ini masih dalam proses penyidikan di Pomdam wilayah di Jawa Tengah dan di Bekasi. Mereka terlibat di tahun 2025.

"Pada kesempatan ini, Puspom TNI berkolaborasi dengan Bareskrim Polri dalam penegakan hukum terkait penimbunan BBM dan LPG subsidi. TNI tidak akan mentolerir, akan menindak tegas apabila ada terduga pelaku atau beking oknum TNI. Karena, ini sudah menjadi komitmen dari pimpinan bahwa ini akan ditindak tegas," kata Bambang.

Baca Juga: Lagi-lagi Nelayan Temukan Drone Asing, Ini Daftar ‘Penyusupan’ Laut RI Sejak 2019

Ia pun memastikan jika ada prajurit terlibat, proses penyidikan nanti akan disesuaikan dengan locus.

"Jadi, apabila terjadi di suatu tempat, misalkan di Jawa Tengah, itu akan diserahkan kepada ke sana. Kita nanti akan melakukan supervisi dan koordinasi. Jadi, prinsipnya saya tegaskan kembali, TNI akan mendukung penuh penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri, dalam hal ini Bareskrim Polri, dan kita akan menindak tegas prajurit atau oknum prajurit TNI yang menjadi pelaku ataupun beking dari penyalahgunaan BBM ataupun LPG subsidi," tutup Bambang. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.