Prajurit Tengkorak Laksanakan Latihan Tempur Medan Khusus Selama Enam Hari

Jakarta, IDM – Prajurit Yonif 305/Tengkorak melaksanakan latihan menembak tempur medan khusus (medsus).
Latihan yang berlangsung selama enam hari tersebut dilangsungkan di Jatiluhur, Purwarkarta, Rabu (13/8).
Dentuman senjata, medan berat hingga faktor cuaca yang kerap hujan tidak menyurutkan semangat para prajurit Tengkorak.
Baca Juga: TNI AU Gelar Doa Bersama Jelang Demo Udara HUT ke-80 RI
Latihan ini dirancang untuk mendekati situasi pertempuran sesungguhnya. Prajurit harus bergerak cepat, berpikir taktis, dan bekerja sama tanpa cela.
Mulai dari skenario penyerangan, pertahanan garis depan, hingga evakuasi medis lapangan, semua dijalankan di bawah tekanan waktu dan kondisi medan yang menuntut.
Komandan latihan Mayor Inf Yudi Susilo Yudhanto mengatakan, latihan sekaligus menjadi pembuktian kesiapan menghadapi ancaman meskipun di medan yang paling sulit.
Baca Juga: Kiprah Darius Bayani, Prajurit Kopassus Dapat Penghargaan Bintang Sakti dari Presiden Prabowo
“Disiplin dan kekompakan menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Kamis (14/8).
Latihan ini sekaligus menegaskan bahwa prajurit TNI AD tidak hanya siap secara fisik dan mental, tetapi juga memiliki jiwa korsa yang kuat untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan negara. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































