Prajurit Satsel Koarmada II Berlatih Pemantapan Pengawak Kapal Selam

Jakarta, IDM - Prajurit Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmada II berlatih pemantapan pengawak kapal selam di simulator Komando Operasi Kapal Selam (Koopskasel) Koarmada RI di Surabaya, Rabu (19/10).
Adapun, simulator yang digunakan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit kapal selam tersebut adalah Submarine Control Simulator (SCS), Submarine Command Team Trainer (SCTT), dan Submarine Sonar Simulator (SSS).
Dankoopskasel Laksamana Pertama TNI Indra Agus Wijaya, menyampaikan, Koarmada RI memiliki tugas pokok untuk membina kemampuan, kekuatan dan kesiapsiagaan operasional serta membina potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan keamanan negara di laut.
Hal tersebut juga sebagai implementasi upaya pembinaan prajurit yang harus senantiasa melaksanakan kegiatan latihan-latihan, baik internal maupun eksternal secara berkelanjutan dan terprogram.
"Tentunya menuntut kita untuk terus mengembangkan kemampuan dan profesionalisme, sehingga dalam mengawaki alutsista baik sistem, metode maupun kesiapsiagaan personel ataupun alutsista akan semakin baik dan selaras," ucap Indra, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kamis (20/10).
Indra juga mengatakan, latar belakang dari pelaksanaan latihan pemantapan pengawak kapal selam dikarenakan pentingnya unsur kapal selam dalam setiap operasi pada masa damai maupun perang. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































