Prajurit Perbatasan RI-PNG Siaga Malaria

JAYAPURA (IDM) – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Pitewi memberikan perawatan kepada salah satu warga Kampung Pitewi Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom yang terjangkit penyakit Malaria tertiana.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. menyatakan bahwa warga yang diketahui bernama Anang (54) dinyatakan terjangkit penyakit Malaria tertiana oleh anggota Pos Pitewi setelah dilakukannya Rapid Diagnotic Test (RDT) di kediamannya. Temuan kasus ini diungkap saat Satgas melakukan pengobatan keliling.
“Ya, Bapak Anang baru menyadari bahwa selama sepekan mengalami demam yang tak kunjung turun,” tutur Mayor Anggun melalui keterangan pers, Senin (08/02/2021).
“Untungnya Pos pimpinan Kapten Inf Rum Patria Misa melakukan kegiatan pengobatan secara door to door atau keliling dari rumah ke rumah di Kampung Pitewi. Mendengar keluhan itu, personel kesehatan bernama Sersan Egy memeriksanya melalui pengecekan RDT, Alhasil Bapak Anang positif terkena Malaria Tersiana,” jelasnya.
Sementara itu, Kapten Inf Rum menambahkan, Anang lebih memilih dirawat di kediamannya karena ia hidup hanya berdua dengan sang istri. “Sebelumnya sudah kami tawari untuk dirawat di Pos, namun ia lebih memilih dirawat di rumahnya karena putra-putrinya jauh merantau di luar Papua,” cetusnya.
Namun, Kapten Inf Rum memastikan, mereka tetap dapat mengontrol perkembangan kesehatan pasien dan memantau hingga proses penyembuhannya. “Dengan mendatangi Bapak Anang setiap 6 jam sekali saat mengganti Infus,” ucapnya.
Mendapat pengobatan dari Pos, Anang begitu terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Pos Pitewi Satgas Yonif MR 413 Kostrad. “Terima kasih abang-abang Satgas atas perhatiannya kepada saya dan warga Kampung Pitewi, semoga Kebaikan Satgas selama ini mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan yang Maha Kuasa, Amin,” harapnya. [wan]
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































