Prajurit Pasmar 2 Surabaya Perkuat Siaga Bencana Cianjur

Jakarta, IDM - Danpasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Suherlan mengerahkan 83 prajurit Marinir Pasmar 2 Surabaya untuk memperkuat Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) Jakarta, Rabu (23/11).
Para prajurit Pasmar 2 yang tergabung dalam Satgas TNI AL peduli Cianjur ini terdiri dari 53 tenaga medis yang dipimpin oleh Danyonkes Marinir Letkol Laut (K) dr Satrio Sugiharto.
Kemudian, Pasmar 2 juga membawa material rumah sakit lapangan (rumkitlap) terdiri satu unit kendaraan operasi, pra-operasi, radiologi, CSSD/Laundry, logistik, kendaraan tangki air 8000 liter, dan ambulans.
Dalam sambutannya, Suherlan menyampaikan rasa prihatin dan berduka atas bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur.
"Saya turut prihatin atas musibah ini sehingga Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memerintahkan prajurit Pasmar 2 untuk bergabung dengan Pasmar 1 dan juga satker lainnya di lingkungan TNI AL untuk segera memberikan bantuan," ujar Suherlan dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (24/11).
Lebih lanjut, Suherlan menyampaikan Satgas TNI AL Peduli Cianjur ini termasuk tanggap darurat sehingga para prajurit harus melaksanakan perintah KSAL dengan semangat dan ikhlas. "Laksanakan tugas mulia ini dengan didasari ibadah agar menjadi berkah," kata Suherlan.
Baca: KSAU Tinjau Daerah Terdampak Gempa Cianjur
Sebelumnya, gempa bumi magnitudo 5.6 terjadi Senin (21/11) siang di Kabupaten Cianjur dan memakan banyak korban jiwa termasuk merusak sejumlah sarana dan prasarana. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur dengan kedalaman gempa 10 km. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































