Prajurit Pandawa Gelar Latihan 5 Hari di Gunung Merbabu

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 411/Pandawa/6/2 Kostrad menggelar latihan teknik tempur (Nikpur) praktek blok gunung hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu, Desa Tajuk, Kabupaten Semarang selama lima hari.
Latihan ini dibuka langsung Danyonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad Mayor Inf Ilham Datu Ramang yang dalam pengarahannya menyampaikan kegiatan latihan adalah momen yang harus dimanfaatkan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan bagi seluruh prajurit. Sehingga kapanpun prajurit di berangkatkan dalam tugas operasi selalu siap sedia.
Baca Juga: Pesawat Puspenerbal Dukung Evakuasi Medis Udara Personel Kopaska di Papua
"Laksanakan latihan Nikpur praktek Blok Gunung Hutan ini dengan penuh semangat, selalu perhatikan faktor keamanan, tanyakan setiap materi yang diberikan oleh pelatih sehingga latihan ini memberikan dampak yang nyata," ucap Danyon.

"Penguasaan teknik tempur sesuai dengan orientasi penugasan kedepannya sehingga para prajurit semakin professional, handal dan mampu mengatasi tuntutan tugas ke depan," tambahnya.
Baca Juga: KSAL Sebut Akan Bangun Hunian Prajurit di Timur pada 2025
Mekanisme aplikasi Nikpur Praktek Blok Gunung Hutan terbagi dalam 3 Titik Kuat pos yang dilaksanakan secara bergantian tiap timnya. Ada 12 materi tehnik tempur praktek yang dilatihkan antara lain seperti Sanjak, Komunikasi Tempur serta Aplikasi dan Analisa Drone. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































