Prajurit Muda Batalyon Arhanud Marinir Belajar Operasikan Rudal Strela 1

Jakarta, IDM – Prajurit muda dari Batalyon Arhanud 1 Marinir mendapat pelatihan pengoperasian peluru kendali (rudal) Strela 1. Kegiatan berlangsung di Kesatrian Marinir Baroto Sardadi, Marunda, Jakarta, Kamis (30/10).
Komandan Batalyon Arhanud 1 Marinir Letkol (Mar) Verdian menjelaskan latihan tersebut digelar untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme prajurit muda Marinir.
“Mereka mengikuti kegiatan dengan antusias tinggi, mulai dari pengenalan bagian-bagian Rudal Strela 1, teknik penembakan, hingga pelaksanaan tugas dalam gerakan taktis,” jelasnya, dikutip dari keterangan Pasmar 1.
Baca Juga: Gelar Latihan UST Terintegrasi, Asops Kasdivif Sebut Asah Naluri Tempur dan Soliditas Prajurit
Rudal Strela 1 merupakan sistem senjata pertahanan udara jarak pendek buatan Rusia yang dirancang untuk menghadapi ancaman pesawat dan helikopter di ketinggian rendah. Rudal ini dikenal gesit dan efektif dalam perlindungan unsur pasukan serta instalasi militer di darat maupun laut.

Di tengah kegiatan tersebut, Verdian menegaskan pentingnya latihan berkelanjutan bagi seluruh prajurit muda di Batalyon Arhanud 1 Marinir.
“Laksanakan latihan dan pembelajaran secara rutin. Setiap prajurit harus terus diasah agar selalu siap kapan pun dan dalam kondisi apa pun demi menunjang tugas pokok satuan,” tegasnya.
Baca Juga: Dipantau Presiden Prabowo, Menhan Pimpin Uji Penembakan Torpedo Kapal Selam Nirawak Buatan PT PAL
Ia mengatakan, latihan operasional rudal Strela 1 juga menjadi bagian dari pembinaan personel muda agar memahami tugas dan tanggung jawab sebagai 'Kesatria Elang Perkasa', sebutan bagi prajurit Batalyon Arhanud 1 Marinir.
Dengan pelatihan ini, lanjutnya, kemampuan prajurit dalam menghadapi ancaman udara diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kesiapan tempur Korps Marinir di setiap operasi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































