HANKAM

Prajurit Marinir Jajal Senjata Mortir Digital

Brigif 1 Marinir
Momen prajurit Brigif 1 Marinir saat mempelajari detail operasional perangkat mortir digital Pindad di Cilandak, Jakarta, Senin (2/2). (Foto: Dok. Pasmar 1)

Jakarta, IDM – Prajurit Brigade Infanteri (Brigif) 1 Marinir terus mengasah naluri tempurnya dengan teknologi terbaru. Kali ini, pasukan baret ungu tersebut menjajal sistem penembakan mortir berbasis komputer alias mortir digital di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Senin (2/2).

PT Pindad menggelar kegiatan ini secara khusus untuk mendongkrak kemampuan teknis dan profesionalisme prajurit. Dalam pelatihan tersebut, para prajurit langsung melahap materi teori hingga praktik di lapangan.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Hadirkan Alap Alap Smart Car

Mereka mempelajari cara mengoperasikan, merawat, hingga menjalankan prosedur penembakan mortir secara presisi dan aman menggunakan sistem komputerisasi.

Komandan Brigif 1 Marinir, Kolonel (Mar) Alim Firdaus, menegaskan penguasaan teknologi senjata modern menjadi kunci dalam menghadapi tantangan operasi saat ini.

"Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur prajurit," ujar Alim di lokasi latihan, dikutip dari keterangan Pasmar 1.

Baca Juga: Rencana 4000 ASN Dijadikan Komcad, Pengamat Dorong Ada Pemetaan yang Jelas

Perwakilan PT Pindad menyebut langkah ini merupakan komitmen perusahaan dalam menyokong kesiapan tempur satuan lewat pembekalan sistem senjata yang andal.

Lebih lanjut, Kolonel Alim meminta seluruh prajurit memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin agar ilmu yang didapat bisa langsung diaplikasikan di medan tugas.

"Saya harap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius, menjaga faktor keamanan, serta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh demi mendukung tugas pokok satuan," tegas perwira melati tiga tersebut. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.