Prajurit Marinir Infiltrasi ke Markas Musuh lewat Operasi Mobilisasi Udara

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 4 Marinir melaksanakan latihan mobilisasi (mobile) udara di Landasan Udara Angkatan Laut (Lanudal) Pondok Cabe, Tangerang, Jumat (22/11).
Perwira seksi operasi (Pasiops) Yonif 4 Marinir Mayor (Mar) Tombak Lantik Mangakarsa Sibarani, menjelaskan mobile udara adalah suatu bentuk operasi pasukan tempur berpindah taktis melalui udara.
Baca Juga: Topografi TNI AD Gelar Latihan Operator Drone Pemetaan Jolidar Garuda UAV RTN 15
"Mereka (awalnya) diangkut oleh pesawat atau helikopter, kemudian menuju ke sasaran di bawah kendali komando tugas untuk dilibatkan dalam pertempuran darat," jelas Lantik, dikutip dari keterangan Pasmar 1.

Dia melanjutkan, dalam latihan mobile udara para prajurit Yonif 4 Marinir dilatih teknik turun dari helikopter dengan perlengkapan via terjun bebas (free drop).
"Prajurit juga dilatih cara bergerak cepat, senyap, dan tepat di dalam tugas infiltrasi ke daerah musuh," lanjutnya.
Baca Juga: TNI AD Akan Gelar Latihan Besar-besaran Desember 2024
Terpisah, Komandan Yonif (Danyonif) 4 Marinir Mayor (Mar) Surya Affandy Novyanto, menekankan latihan mobile udara wajib dilaksanakan dengan serius oleh para prajuritnya.
"Tetap utamakan faktor keselamatan, baik personel maupun material agar ilmu yang diserap dapat diterapkan di medan manapun saat operasi," tegasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































