Prajurit Marinir di Pos Pasir Putih Papua Sigap Obati Warga yang Terluka

Jakarta, IDM – Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalion Infanteri (Yonif) 2 Marinir menunjukkan aksi sigap di wilayah penugasan Papua Tengah. Para prajurit ini memberikan pertolongan medis darurat kepada seorang warga yang mengalami luka-luka di kawasan Pasir Putih, Paniai.
Aksi kemanusiaan ini bermula saat seorang warga lokal mendatangi Pos Pasir Putih. Pria tersebut datang dalam kondisi terluka dan membutuhkan penanganan medis segera dari petugas di pos perbatasan.
Baca Juga: Letjen Kunto Sambangi Pasmar 2, Kenang Kedekatan dengan Marinir Sejak Kecil
Melihat kondisi tersebut, tim kesehatan Satgas Yonif 2 Marinir langsung bergerak cepat. Petugas medis militer ini melakukan pemeriksaan menyeluruh dan membersihkan luka korban secara humanis agar kondisinya tidak memburuk.
Selain membalut luka dan memberikan obat-obatan esensial, prajurit Marinir juga memberikan edukasi kesehatan. Petugas mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan area yang cedera guna mencegah timbulnya infeksi bakteri berbahaya.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 2 Marinir Letkol (Mar) Helilintar Setiojoyo menegaskan, aksi cepat ini menjadi wujud nyata komitmen satuannya di tanah Papua. Menurutnya, keberadaan prajurit di garda terdepan harus membawa dampak langsung bagi masyarakat.
"Kami akan terus hadir membantu masyarakat, baik dalam menjaga keamanan maupun kegiatan kemanusiaan. Semoga keberadaan kami dapat memberikan manfaat dan rasa aman bagi warga," kata Helilintar, dikutip dari keterangan Pasmar 1, Jumat (29/5).
Langkah taktis pertolongan ini mendapat apresiasi langsung dari warga setempat. Kehadiran pos TNI di perbatasan tidak sekadar menjaga keamanan teritorial, melainkan juga berfungsi sebagai tumpuan pelayanan kesehatan warga pedalaman.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































