HANKAM

Prajurit KRI Pulau Rimau-724 Latihan VBSS Bersama Kopaska

Prajurit KRI Pulau Rimau-724
Prajurit KRI Pulau Rimau-724 bersama Kopaska Koarmada II latihan VBSS, Surabaya, Kamis (25/9). (Foto: Dok. Koarmada II)

Jakarta, IDM – Prajurit KRI Pulau Rimau-724 melaksanakan latihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) bersama dengan Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada II, di Surabaya, Kamis (25/9).

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar, mengungkapkan latihan VBSS ini berlangsung selama 10 hari.

"Latihan digelar sejak 15-24 September untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman di laut," ungkapnya, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (26/9).

Baca Juga: Wakil Panglima Tegaskan Makan Bergizi Gratis yang Dibangun TNI Higienis

VBSS adalah prosedur operasi maritim untuk memeriksa kapal yang dicurigai dan menindak pelanggaran di laut. Prajurit akan mengunjungi kapal, menaiki kapal, memeriksa seluruh bagiannya, dan menindak atau menyita barang yang mencurigakan sesuai prosedur hukum.

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit dan kesiapsiagaan operasional, khususnya menghadapi potensi ancaman serta pelanggaran di wilayah perairan nasional," kata Antonius.

Rangkaian latihan yang dijalani prajurit pun lengkap. Selain pembinaan fisik dan penguasaan senjata serta tembak reaksi, mereka juga dilatih pengelolaan prajurit untuk mengatur dan menempatkan personel secara efektif (personel handling); taktik pergerakan di lorong agar aman dalam ruang sempit (hallway procedure).

Kemudian, materi pertempuran jarak dekat untuk menghadapi musuh di area terbatas (close-quarter battle); hingga simulasi misi lengkap operasi VBSS (full mission profile).

Baca Juga: Lima Prajurit Kopassus Naik Pangkat, Sandang Jenderal Bintang 1 hingga 2

"Materi-materi ini dirancang untuk membekali prajurit dengan keterampilan teknis dan taktis yang dibutuhkan dalam operasi maritim," jelas Antonius.

Ia menambahkan, laihan terpadu ini juga menjadi ajang sinergi antara KRI Pulau Rimau-724 dan Kopaska Koarmada II, mengasah kemampuan perorangan serta kerja sama tim di lapangan.

"Dengan peningkatan kualitas latihan, prajurit Koarmada II diharapkan semakin siap mendukung tugas pokok TNI AL sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan laut NKRI," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.