Prajurit Komodo Ksatria Anuraga Bebaskan Bupati dan Wakilnya dari Serangan Teroris

Jakarta, IDM – Prajurit dari Kompi Kavaleri KKA (Komodo Ksatria Anuraga) Kodam IX Udayana berhasil membebaskan Bupati dan Wakil Bupati Belu dari serangan teroris, Kamis, (25/7).
Personil anti teror ini mengerahkan tiga unit tank Anoa lengkap dengan senjata dan langsung mengepung kantor Bupati Belu yang dikuasai teroris. Mereka pun terlibat kontak tembak dan aksi teroris tersebut berhasil dilumpuhkan.
Baca Juga: Pengamat Militer Nilai Kenaikan Anggaran Pertahanan Dipengaruhi Banyak Faktor
"Ini adalah kegiatan simulasi pengamanan VVIP yang dilakukan prajurit TNI-AD Kompi Kavaleri KKA Kodam IX Udayana dan merupakan rangkaian latihan taktis tingkat platon kompi kavaleri dengan materi latihan pengamanan VVIP dari serangan teroris," ujar Pabandya Sopsdam XI/UDY, Kapten Inf Jimat Suryo Utomo seperti dikutip dari RRI, Kamis, (25/7).
Lebih lanjut ia mengatakan latihan tersebut bagian dari kesiapan melakukan pengamanan VVIP sehingga perlu dilakukan untuk membantu operasi pengamanan VVIP saat dibutuhkan.
Baca Juga: Asops KSAL Ingatkan Tantangan Prajurit di Lingkungan Strategis Perairan Barat Indonesia
"Personel yang terlibat dalam pelaksanaan pelatihan ini sebanyak 64 personil. Untuk materi pelatihan ini sendiri merupakan latihan yang bertahap, bertingkat dan berlanjut, untuk saat ini yang kita saksikan adalah latihan pelaksanaan taktis tingkat Platon dengan materi yang sudah di sampaikan bahwa pengamanan VVIP," katanya. (rr)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































