Prajurit Kapal Selam dan Penyelam TNI AL Gelar Latihan Terintegrasi

Jakarta, IDM - Satuan Kapal Selam (Satsel) Koarmada II, Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) Koarmada I dan Dislambair II menggelar latihan terintegrasi selama lima hari yang dilaksanakan di Diving Tank Dislambair Koarmada II, Surabaya, Jumat (5/8).

Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, latihan terintegrasi melibatkan prajurit KRI Ardadedali-404 Satsel Koarmada II dan prajurit Dislambair Koarmada I dan Koarmada II. Mereka akan melaksanakan Submarine Escape Exercise Satuan Kapal Selam Koarmada II, Submarine Life Support, dan latihan pengenalan Sistem Conning Tower kapal selam oleh Dislambair Koarmada II serta hembus Tangki Pemberat Pokok (TPP) oleh Dislambair Koarmada I.

Adapun, sasaran latihan kali ini adalah untuk memberikan gambaran bagi prajurit kapal selam sehingga dapat menyelamatkan diri apabila terjadi kedaruratan di kapal selam. Selain itu, sebagai gambaran bagi para penyelam TNI AL untuk dapat memberikan pertolongan kepada awak kapal selam apabila kapal selam terjadi kedaruratan.

Kegiatan latihan terintegrasi dihadiri langsung oleh Dankoopskasel Koarmada RI Laksamana Pertama TNI Indra Agus Wijaya serta Dankopeba Koarmada RI Laksamana Pertama TNI Ferdi Hendarto Susilo.
Kegiatan latihan selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono tentang pentingnya membangun sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan tangguh menghadapi segala ancaman. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































