HANKAM

Prajurit Kapal Perang Amfibi KRI Banjarmasin Matangkan Kemampuan VBSS

VBSS
Prajurit KRI Banjarmasin gelar latihan VBSS di atas geladak kapal perang, Jakarta, Minggu (21/4). (Foto: Dok. Kolinlamil)

Jakarta, IDM – Prajurit KRI Banjarmasin-592 menggelar latihan Visit, Board, Search, and Seizure (VBSS) untuk mendukung kegiatan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) Angkatan Laut, Jakarta, Minggu (21/4).

Prajurit KRI Banjarmasin dilatih untuk melakukan pemeriksaan kapal, penangkapan dan penggeledahan secara efisien dan efektif. Latihan dilakukan dengan menggunakan sejumlah skenario realistis, melibatkan berbagai situasi yang mungkin terjadi di laut.

Di sela-sela kegiatan tersebut, Komandan KRI Banjarmasin Kolonel Laut (P) Yohanes Berchmans Cahyono, menyampaikan latihan VBSS sangat penting untuk memastikan kesiapan prajurit dalam menghadapi tantangan di laut.

Baca Juga: Rutin Lakukan Kerja Sama, Angkatan Laut Korea Selatan Kunjungi Seskoal

"Pentingnya kerja sama tim dan kewaspadaan tinggi dalam melaksanakan tugas-tugas keamanan laut," kata Yohanes, dikutip dari keterangan Kolinlamil, Selasa (23/4).

VBSS
(Foto: Dok. Kolinlamil)

"Latihan VBSS ini juga bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan koordinasi antara berbagai unit dan instansi yang terlibat dalam menjaga keamanan laut Indonesia," tambahnya.

Selain itu, Yohanes mengatakan latihan VBSS merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di tengah pelayaran untuk meningkatkan kemampuan prajurit, khususnya dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia dari aksi pelanggaran hukum dan kedaulatan di laut.

Baca Juga: Komando Operasi TNI Habema Gelar Giat Teritorial untuk Masyarakat Papua

Adapun VBSS adalah sebuah tim kecil yang memiliki kemampuan pencarian, penyergapan dan pembebasan kapal. Hal ini merupakan komponen wajib TNI AL pada kapal perang yang bertujuan meningkatkan kemampuan prajurit dalam menjaga keamanan dan kedaulatan di laut Indonesia.

Latihan tersebut sebagai bentuk kesiagaan prajurit dalam menghadapi kondisi terburuk yang mengancam keselamatan pelayaran di laut, memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit dalam mendukung kesiapan operasional kapal perang. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.