Prajurit Brigif 3 Marinir Laksanakan Latihan Satuan Dasar

Sorong, IDM - Menindaklanjuti perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono tentang "Membangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional serta tangguh dalam menghadapi segala ancaman", Prajurit Brigif 3 Marinir melaksanakan Latihan Satuan Dasar (LSD) TW II TA. 2022 yang berlangsung di wilayah Kabupaten Sorong, Papua Barat. Senin (20/06).
Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari dari Kampung Klagilwala hingga Kampung Klasigi Kabupaten Sorong, pemilihan tempat latihan ini karena sangat cocok untuk mengasah kemampuan dan keterampilan militer satuan maupun perorangan mulai dari atasan (Danton dan Danru) sampai anggotanya dengan melewati rintangan alam ketinggian (bukit), sungai maupun hutan.

Kolonel Marinir Bakti Dasasasi Penanggungan, selaku Pimpinan Latihan (Pimlat) menyampaikan bahwa, latihan TW II Brigif 3 Marinir TA. 2022 bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara kemampuan serta keterampilan profesionalisme satuan dalam menghadapi segala tantangan tugas pada setiap medan operasi saat ini maupun masa yang akan datang.
Penekanan pun disampaikan kepada seluruh prajurit baik pendukung, pelatih maupun pelaku agar melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab karena latihan ini akan bermanfaat untuk menunjang profesionalisme prajurit Koprs Marinir khususnya Brigif 3 Marinir, tutup Bakti. (gin)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































