Prajurit Batalyon Infanteri Laksanakan Latihan Tembak Pistol

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir melaksanakan latihan menembak pistol di lapangan tembak pistol, Brigif 2 Marinir Gedangan Sidoarjo, Jawa Timur, pada Kamis (7/4). Hal tersebut untuk mengasah kemampuan menembak pistol.
Latihan menembak pistol ini ada berbagai macam sesi diantaranya adalah menembak presisi (slow fire), sasaran lesan siluet dan terakhir, menembak reaksi (rapid fire) dengan sasaran plat yang mengunakan Sikap berdiri dari jarak 25 Meter.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Batalyon Infanteri 1 Marinir Letkol Marinir Akhmad Kharis Mukhyiddin, Opsla mengatakan kepada seluruh Prajurit Yonif 1 Marinir untuk melaksanakan menembak pistol agar melaksanakan latihan menembak. Guna untuk membekali diri menghadapi tugas-tugas ke depan yang semakin kompleks.
“Laksanakan latihan dengan penuh semangat utamakan faktor keamanan dan keselamatan, lakukan evaluasi di akhir latihan,” ujar Letkol Kharis. (BFM)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































