HANKAM

Prabowo Minta Perwira Remaja TNI-Polri Jaga Kedaulatan Bangsa dan Negara

Pelantikan Perwira Remaja TNI-Polri.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan agar perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik untuk selalu menjaga kedaulatan bangsa dan negara. (Foto: Dok. Setpres RI)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan agar perwira remaja TNI dan Polri yang baru dilantik untuk selalu menjaga kedaulatan bangsa dan negara.

Prabowo juga meminta para perwira untuk selalu terdepan dalam memberikan contoh yang terbaik dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini disampaikan Prabowo dalam upacara Prasetya Perwira Remaja dan Pengambilan Sumpah TNI-Polri Tahun 2025 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/7).

Baca Juga: Pangkogabwilhan II Tinjau Kesiapan Operasional Jet Tempur SU-27/30 di Lanud Sultan Hasanuddin

"Saudara-saudara telah mengucapkan janji yang suci disaksikan oleh Tuhan Maha Besar dan seluruh rakyat Indonesia bahwa saudara akan menjadi perwira TNI dan Polri. Dengan sungguh-sungguh saudara telah menyatakan rela berkorban jiwa dan raga untuk membela negara, bangsa, dan rakyat kita," ungkap Prabowo.

Ia menegaskan bahwa sumpah tersebut harus benar-benar dihayati, bukan hanya sebagai formalitas, tetapi sebagai wujud keteladan, kesiapan untuk berkorban demi bangsa.

"Tolonglah dihayati dan disimak apa yang telah saudara ucapkan. Hari ini, di hadapan seluruh rakyat Indonesia, di hadapan Tuhan Maha Besar, saudara telah menyatakan merelakan jiwa dan ragamu untuk bangsa dan negara. Saudara-saudara perwira remaja, putra-putri terbaik bangsa, berdiri di hadapan saya sebagai presiden, sebagai panglima tertinggi, saudara menyatakan siap mati untuk bangsa ini," ujarnya.

Presiden Prabowo juga mengingatkan bahwa tanggung jawab besar kini berada di pundak para perwira remaja, termasuk dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan bangsa.

Baca Juga: KSAL Serahkan Jabatan Kepala Dinas Potensi Maritim kepada Laksma Albertus

"Kedaulatan bangsa, kehormatan bangsa, keselamatan rakyat ada di pundakmu. Diharapkan oleh rakyat, dinantikan oleh rakyat pengabdianmu, baktimu, dan bila perlu pengorbananmu yang terakhir," tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan kembali sejarah panjang perjuangan bangsa Indonesia yang diraih melalui pengorbanan besar.

"Bangsa kita bangsa yang penuh dengan perjuangan, kemerdekaan kita kita rebut dengan darah, dengan air mata, darah, keringat, dan air mata. Dan kita harus siap bahwa negara kita pasti akan ditantang, pasti akan diganggu. Kalau kita tidak kuat, kita akan dilindas oleh bangsa lain, kita akan dipecah, kita akan dipaksa untuk tunduk kepada kepentingan bangsa lain," pungkas Prabowo. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.