Prabowo Ingatkan Mahasiswa Indonesia di Australia untuk Kembali ke Tanah Air: Ambil Manfaatnya

Canberra, IDM - Dalam kunjungannya ke Australia untuk menghadiri pertemuan 2+2, Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto menyempatkan diri bertemu dengan para mahasiswa Indonesia di Canberra.
Di hadapan mereka, Prabowo menyinggung perihal tujuan beasiswa yang diberikan pemerintah Indonesia. Ia mengatakan, kesempatan beasiswa agar dimanfaatkan untuk belajar sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.
"Saudara mendapatkan kehormatan, kesempatan untuk belajar, sebagian besar atas biaya beasiswa yang berarti dari rakyat Indonesia. Belajar dengan sebaik-baiknya agar saudara dapat menarik manfaat," pesan Prabowo.

Orang nomor satu di Kementerian Pertahanan RI itu juga tak lupa menekankan kepada mahasiswa yang berkesempatan mendapat beasiswa untuk mengenyam pendidikan di Australia, kembali ke negara Indonesia.
"Harus bertekad kembali untuk berbakti dan mengabdi kepada bangsa dan negaramu. Ini yang utama," lanjut dia.
Baca: Pertemuan 2+2 di Australia, Prabowo Tegaskan Keinginan Indonesia Jadi Jangkar Perdamaian di Kawasan
Hal itu dikarenakan, menurut Prabowo orang-orang yang mendapatkan beasiswa ke negara maju, sudah semestinya menyerap hal-hal yang benar dan positif untuk membawa dampak yang lebih baik ketika kembali ke Indonesia.
"Ini pasti membawa dampak yang baik kepwda negara kita. Saudara akan kembali ke institusi masing-masing. Diharapkan dapat melaksanakan tanggung jawab itu dengan suatu perbaikan," ujar Prabowo.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































