Prabowo Berikan 1.270 Motor untuk Bantu Tugas Babinsa di Papua

Timika, IDM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyerahkan 1.270 unit motor dinas untuk membantu tugas Babinsa di Papua. Proses pelepasan itu dilakukan di Kodim 1710/Mimika, Timika, Papua, Jumat (10/11).
Prabowo mengungkapkan, dirinya secara bertahap bakal memberikan total 75.000 unit motor dinas berbahan bakar minyak (BBM) maupun listrik untuk Babinsa di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pos TNI AL Nabire Naik Status Jadi Lanal Tipe C
"Ini adalah untuk Babinsa seluruh Indonesia, bertahap. Babinsa seluruh Indonesia akan dapat motor. Kita coba sebagian motor mungkin di berbagai tempat adalah motor listrik," ungkap Prabowo.

Nantinya, lanjut Prabowo, sebagian bantuan pemberian motor listrik yang bakal diberikan tersebut merupakan produk karya anak bangsa, seperti dari PT LEN dan PT Pindad.
"Motor listrik buatan Indonesia sendiri, buatan anak-anak Indonesia, buatan PT LEN bersama PT Pindad. Kita sudah berhasil membuat motor listrik, nanti akan kita bagikan juga," ujar Prabowo.
Baca Juga: Harapan Prabowo, Tiap Kabupaten di Indonesia Punya Rumah Sakit TNI Modern
Ia melanjutkan, penggunaan kendaraan listrik saat ini sebagai upaya menuju energi hijau dan terbarukan untuk mengurangi polusi udara, dan dari segi biaya jauh lebih efektif.
"Karena itu yang kita harapkan nanti di tempat-tempat tertentu pakai tenaga surya. Jadi charger itu pakai tenaga surya, supaya nanti kebutuhan BBM kita terjangkau oleh seluruh unsur," pungkas dia.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































