HANKAM

Prabowo Beri Semangat Peterjun Yontaifib yang Cedera via Video Call

Menhan Prabowo
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat melakukan panggilan video dengan penerjun Yontaifib yang cedera. (Foto: Tangkap Layar IG @sugiono_56)

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, memberikan semangat dan dukungan kepada salah satu peterjun dari Batalyon Intai Amfibi (Yontaifib) yang cedera saat upacara pengangkatan dirinya menjadi warga kehormatan Korps Marinir.

Prabowo di ruang kerjanya di Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jakarta, Jumat (17/2), melakukan video call dengan memberikan salam hormat kepada prajurit Yontaifib tersebut yang tengah menjalani perawatan di RSPAL Ramelan.

"Alhamdulillah. Mudah-mudahan ya cepat sembuh," ucap Prabowo.

Prabowo juga meminta kepada prajurit Yontaifib itu untuk memonitor secara berkala mengenai perkembangan dari kondisi kesehatannya.

"Nanti monitor terus ya, bagaimana kondisi Anda," kata Prabowo.

"Terima kasih atas perhatiannya, kami bangga sekali," jawab prajurit Yontaifib itu.

Pada momen tersebut, prajurit Yontaifib tersebut juga sedikit berbagi cerita ke Prabowo tentang pengalaman tugas dia sebelumnya sebagai pasukan Satuan Tugas (Satgas) Rajawali II. Prabowo pun terkejut mendengar hal tersebut.

"Dulu kami Rajawali II izin," ucap si prajurit Yontaifib.

"Oh iya?," ujar Prabowo dengan antusias.

"Saya sempat gabung sama Bapak, Pak Heri Pisan," tuturnya.

"Aduh.. terima kasih ya oke. Matur nuwun," kata Prabowo.

Pada akhir percakapan mereka tersebut, Prabowo berujar jika nanti berada di Surabaya, ia ingin berjumpa dengan prajurit tersebut sekaligus menengoknya. "Saya mau nengok Anda ya, oke. Terima kasih," ucapnya.

Baca: Kemhan dan Unhan Bantu Sumber Air di 20 Desa NTB, Prabowo: Manfaatkan dengan Baik, Jangan Dihamburkan

Sebelumnya, Prabowo diangkat menjadi warga kehormatan Korps Marinir di Ksatrian Marinir Soetedi Senaputra Karangpilang, Surabaya, Selasa (14/2). Prabowo menyampaikan apresiasi yang dalam dan rasa bangganya atas kehormatan mengenakan seragam loreng Korps Marinir.

"Pertama kali saya mendapatkan kehormatan untuk menggunakan loreng ini, semangat saya kembali menggelora, seperti mendapatkan energi baru untuk terus berjuang memberikan yang terbaik bagi pasukan-pasukan kita di garda terdepan," papar Prabowo.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.