Porak-Poranda Akibat Banjir, Prajurit TNI AD Pulihkan RSUD Aceh Tamiang

Jakarta, IDM – Para prajurit TNI AD melalui Kodim 0117/Aceh Tamiang bergotong-royong membersihkan RSUD Tamiang yang terdampak banjir bandang agar dapat kembali berfungsi melayani masyarakat pada Sabtu (6/12).
RSUD Tamiang ini menjadi salah satu lokasi yang mengalami kerusakan paling parah. Upaya pemulihan pun dilakukan dengat cepat mengingat urgensinya sebagai fasilitas yang dibutuhkan segera.
Baca Juga: KRI Semarang Bawa Bantuan ke Padang, Helikopter Panther TNI AL Jemput Bola ke Sibolga
Melansir keterangan tertulis Puspen TNI, pada hari-hari awal, akses jalan menuju rumah sakit putus akibat banyaknya kendaraan yang terseret arus banjir dan menumpuk di jalur utama. Para prajurit bersama masyarakat kemudian bekerja keras menyingkirkan beberapa kendaraan secara manual dari jalan. Berkat kerja sama tersebut, akses menuju rumah sakit berhasil dibuka sehingga proses pembersihan dapat dimulai.
Kondisi di dalam RSUD Tamiang tergolong sangat memprihatinkan. Lantai rumah sakit tertutup lumpur setebal sekitar 40 cm yang sudah mulai mengeras, sehingga menyulitkan proses pembersihan.
Tidak hanya itu, hampir seluruh peralatan medis, serta perlengkapan rumah sakit lainnya ditemukan dalam keadaan rusak dan porak-poranda akibat terjangan banjir. Dengan demikian, Kodim 0117/Aceh Tamiang memutuskan untuk menambah kekuatan personel menjadi 80 orang. Proses pembersihan juga didukung oleh satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu mempercepat proses membersihkan lumpur dan kotoran dari area rumah sakit.
Sementara, Kepala RSUD Tamiang menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah pasien yang dirawat di lantai dua gedung rumah sakit, yang tidak terkena dampak banjir secara langsung. Meskipun demikian, ketiadaan peralatan medis yang dapat digunakan menjadi tantangan besar dalam memberikan pelayanan kesehatan lanjutan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































