HANKAM

Pitch Black ’24, TNI AU Unjuk Kemampuan sebagai Mission Commander Blue Force

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon
Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon TNI AU yang dikerahkan dalam latihan Large Force Employment, Air Manuever Exercise (AMX) Pitch Black 2024. (Dok. Instagram @lanud_iswahjudi)

Jakarta, IDM – Delegasi TNI Angkatan Udara (TNI AU) unjuk kemampuan sebagai mission commander Blue Force dalam fase latihan Large Force Employment, Air Maneuver Exercise (AMX), Pitch Black 2024.

Melansir keterangan Penerangan Lanud Iswahjudi, Rabu (31/7) dijelaskan, TNI AU mengerahkan empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon dalam misi latihan kali ini dan di bawah pimpinan Kapten Pnb Windi ‘Lion’ Darmawan.

Baca Juga: Kunker ke Australia, Pangkoopsudnas Gelar Pertemuan dengan Sejumlah Petinggi Angkatan Udara Peserta Pitch Black ‘24

Selain TNI AU, delegasi angkatan udara lainnya yang juga tergabung dalam Blue Force antara lain Royal Australian Air Force (RAAF) dengan empat pesawat F-35A dan dua pesawat EA-18 Growler; dan Aeronautica Militare (Italia) dengan tiga pesawat Eurofighter Typhoon.

Penerbang tempur TNI AU
Penerbang tempur TNI AU yang ambil bagian dalam latihan Large Force Employment, Air Manuever Exercise (AMX) Pitch Black 2024. (Dok. Instagram @lanud_iswahjudi)

Pesawat-pesawat Blue Force lainnya berasal dari Republic of Singapore Air Force (RSAF) yang mengerahkan empat unit F-15 dan empat unit F-16. Kemudian terdapat empat unit pesawat F-2 dari Japan Air Self Defence Force (JASDF); serta tiga pesawat FA-50 dari Philippine Air Force (PAF).

Sementara itu, Red Force terdiri dari kekuatan dua pesawat tempur F-35 dan dua unit pesawat EA-18 Growler milik RAAF, serta pesawat tempur F-16 TNI AU dan RSAF.

Baca Juga: Prajurit Raider 900 Terjang Hujan dan Lewati Lumpur di Bendungan Gerogak Bali

Dalam praktiknya, Blue Force memiliki tugas untuk mengahancurkan infrastruktur pangkalan udara lawan, termasuk hangar, tempat penyimpanan bahan bakar dan elemen pertahanan seperti Surface to Air Missile (SAM). Hal itu dilakukan oleh Blue Force untuk mendukung pasukan darat kawan.

“Sementara itu, Red Force disimulasikan bertugas untuk mempertahankan wilayah dan pangkalan tersebut dari serangan Blue Force,” pungkas Penerangan Iswahjudi. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.