HANKAM

Pimpinan Polisi Militer Tiga Matra Dirotasi, Danpuspomad Kini Bintang Dua

Mayjen Eka Wijaya
Mayjen Eka Wijaya Permana (baret biru) saat menjabat Wadanpuspomad. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Polisi Militer tiga matra dirotasi lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1102/VIII/2025 tertanggal 15 Agustus 2025.

Di matra darat, Wakil Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Wadanpuspomad) Mayjen Eka Wijaya Permana ditunjuk menjadi Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspomad).

Danpuspomad kini kembali dijabat perwira tinggi bintang dua akibat validasi organisasi. Sebelumnya, jabatan itu diisi pati bintang tiga sejak 2020.

Baca Juga: Kemhan Dorong Klasifikasi Ancaman Non-Militer, Sekjen: Tantangan Bangsa Kian Kompleks

Posisi Wadanpuspomad yang kosong kemudian diisi Brigjen Rory Achmad Sembiring. Rory sebelumnya menjabat Direktur Umum Puspomad.

Di matra laut, Staf Khusus Kepala Staf TNI AL (KSAL) Mayjen (Mar) Harry Indarto ditunjuk menjadi Komandan Pusat Polisi Militer TNI AL (Danpuspomal). Harry menggantikan Laksda Sasmita yang akan pensiun.

Di matra udara, Kepala Staf Kogabwilhan III Marsda Daan Sulfi ditunjuk menjadi Komandan Pusat Polisi Militer TNI AU (Danpuspomau), menggantikan Marsma Pipik Krispiarto.

Baca Juga: Super Garuda Shield 2025: Marinir Pastikan Ranpur Amfibi hingga Roket Siap Tempur

Total, Panglima TNI melakukan mutasi, rotasi hingga promosi terhadap 414 jabatan perwira tinggi dalam keputusan terbarunya tersebut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi mengatakan bahwa rotasi jabatan tidak hanya sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari upaya sistematis dalam memperkuat organisasi dan menjaga profesionalisme prajurit.

“Langkah ini merupalan proses regenerasi kepemimpinan yang berkesinambungan, sekaligus bentuk adaptasi strategis TNI untuk memastikan kesiapsiagaan pertahanan nasional tetap terjaga,” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis, Rabu (20/8).

Baca Juga: Enam Jabatan Strategis di Kopassus Dirombak Pascavalidasi Organisasi

Beberapa jabatan strategis yang mengalami pergantian, seperti Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen Muhammad Saleh Mustafa yang ditunjuk menjadi Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad).

Saleh menggantikan Jenderal Tandyo Budi Revita yang dikukuhkan menjadi Wakil Panglima TNI.

Selain itu, keputusan terbaru juga memunculkan jabatan Komandan Komando Resor Militer (Danrem) pada enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru, hasil dari validasi organisasi TNI. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.