Pimpinan KKB Paniai Ditangkap, Bawa 104 Butir Amunisi

Jakarta, IDM – Pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Paniai, Jemmy Magai Yogi ditangkap Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 bersama Polres Dogiyai di depan Kantor DPRD Kabupaten Dogiyai.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Kamis, (17/10) mengatakan Jemmy ditangkap saat melintas dengan mobil Hilux Double Cabin berwarna putih dengan nomor polisi PA 1646 HL.
"Ditemukan pula 104 butir amunisi, yang terdiri dari 56 butir kaliber 5,56 mm dan 48 butir kaliber 7,62 mm," kata Faizal seperti dikutip dari instagram resminya Satgas Damai Cartenz-2024, @damaicartenzpapua.
Baca Juga: Kemenko Polhukam Bikin Kajian Sinkronisasi Regulasi Keamanan Laut
Lebih lanjut Faizal mengatakan Jemmy juga menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat West Papua Army (WPA) Divisi II Pemka IV Paniai.
"Ia terlibat dalam pergeseran amunisi dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Paniai yang melewati wilayah hukum Polres Dogiyai," kata Faizal. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































