HANKAM

Pimpin Upacara Kehormatan Militer, Prabowo Tegaskan Indonesia Butuh Tentara yang Kuat

Prajurit TNI AU.
Prajurit TNI AU yang mengikuti Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung. (IDM/Muhammad Hidayat)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, kemerdekaan tidak mungkin terwujud tanpa tentara yang kuat.

Menurutnya, Indonesia memerlukan kekuatan militer yang mampu menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara.

Baca Juga: Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI, Letjen Tandyo Budi Dapat Pesan Khusus dari Prabowo

"Saya katakan sekali lagi, tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat," tegas Prabowo saat memimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar di Lapangan Suparlan, Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung, Minggu (10/8).

Untuk itu, Prabowo berkomitmen memperkokoh pertahahan Indonesia. Dengan kekuatan militer yang mumpuni, ia meyakini Indonesia dapat menjaga sekaligus mempertahankan kedaulatan dan kekayaan yang dimiliki bangsa ini, khususnya di tengah dinamika keamanan dan pertahanan global.

Pasukan Operasional
Presiden Prabowo Subianto saat mengecek kesiapan pasukan Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung. (IDM/Muhammad Hidayat)

"Indonesia tidak mau memihak blok mana pun, tapi karena itu, tidak ada pilihan lain. Indonesia harus punya pertahanan yang sangat kuat," jelas dia.

Baca Juga: Urgensi Kenaikan Pangkat Pimpinan Tiga Pasukan Khusus TNI

Di hadapan puluhan ribu prajurit TNI dari tiga matra yang mengikuti upacara tersebut, Prabowo turut berpesan agar mereka dapat selalu mengingat bagaimana pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

"Prajurit-prajurit muda yang di depan saya, tidak boleh sekali-sekali melupakan sejarah. Bahwa nenek moyang kita, bahwa kakek-kakek kita, eyang-eyang kita, orang tua kita, pernah dijajah, pernah diperbudak," tegas Prabowo. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.