Pimpin Sertijab, Pangkoopsudnas: Miliki Kepekaan dan Kesiapan Operasional yang Tinggi

Jakarta, IDM - Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Komando Operasi Udara (Pangkoopsud) III yang digelar di lapangan upacara Makoopsud III, Biak Numfor, Papua, Jumat (5/1).
Jabatan Pangkoopsud III kini resmi dijabat oleh Marsda TNI Beny Arfan setelah sebelumnya diemban oleh pejabat lama, Marsda TNI Donald Kaseda. Donald diketahui akan menempati pos baru sebagai Kepala Staf Koopsudnas.
Baca Juga: Membedah Visi dan Konsep Pertahanan Prabowo Subianto dalam Buku “Politik Pertahanan”
Melansir keterangan Puspen TNI dalam laman resminya disebutkan, serah terima jabatan tersebut dilakukan berdasarkan surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1470/XII/2023, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.
Dalam sambutannya, Tedi berpesan agar seluruh jajaran personel Koopsud III senantiasa memiliki kepekaan dan kesiapan operasional yang tinggi sebagai upaya untuk menjawab tantangan tugas. Harapannya, mereka mampu mencegah setiap potensi ancaman yang berpotensi terjadi wilayah Koopsud III yang mencakup wilayah timur Indonesia.
Baca Juga: Tingkatkan Keamanan Penerbangan, Dispamsanau Luncurkan Aplikasi Digital Flight Security Clearance
"Saya tekankan kepada seluruh prajurit Koopsud III harus selalu jeli dan peduli, jadikan Lambangja sebagai bagian dari habit dan budaya yang selalu melekat pada diri setiap prajurit dan PNS", tegas Pangkoopsudnas. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































