Pimpin Sertijab Kapusbekmatau, KSAU Soroti Pentingnya Pembekalan dalam Operasi Udara

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono menyoroti pentingnya peran pembekalan yang andal dan efisien dalam mendukung setiap operasi udara TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Hal tersebut disampaikan KSAU dalam amanatnya saat memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kepala Pusat Pembekalan Materiel TNI Angkatan Udara (Kapusbekmatau) di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Kamis (22/5).
Baca Juga: Perkuat Aspek Teknis dan Taktis, TNI AU-USAF Gelar Pelatihan Emergency Airfield Lighting
Pusbekmatau merupakan badan pelaksana pusat pada tingkat Mabesau yang mempunyai tugas membina dan menyelenggarakan fungsi distribusi materiel yang meliputi penerimaan, penyimpanan dan pengiriman tingkat pusat dalam rangka mendukung Pangkalan TNI Angkatan Udara (lanud)/satuan pemakai.

Pusbekmatau memiliki peran penting dalam mendukung operasional TNI AU dengan memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi materiel, seperti suku cadang, peralatan, dan bahan bakar ke berbagai pangkalan serta satuan pemakai. Pusbekmatau juga berperan dalam pengelolaan inventaris dan logistik materiel di tingkat pusat.
Baca Juga: Polemik Status Letjen Djaka Budi Utama, TNI: Sudah Pensiun Sejak 14 Mei 2025
Dilansir dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Jumat (23/5), jabatan tersebut kini resmi diemban oleh Kolonel Kal Edi Siswoyo, setelah sebelumnya dijabat oleh Marsma TNI M. Hendro Rokhman.
“Sertijab ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia,” tulis Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































