Pimpin Sertijab Irjenau, KSAU Tekankan Regenerasi Kepemimpinan di TNI AU

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono memimpin serah terima jabatan (sertijab) Inspektur Jenderal TNI Angkatan Udara (Irjenau) di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Senin (22/6).
Baca Juga: Jalan Kaki 300 Km, 947 Prajurit Remaja Resmi Sandang Baret Marinir!
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran pers yang dikutip Selasa (23/6) menjelaskan, jabatan Irjenau kini telah resmi diemban oleh Marsdya TNI Arif Widianto, menggantikan Marsdya TNI Arif Mustofa.
KSAU menegaskan, serah terima jabatan tersebut merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi dan personel yang bertujuan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Udara. Melalui proses regenerasi yang berkelanjutan, TNI AU memastikan fungsi pengawasan tetap berjalan untuk mendukung tata kelola organisasi yang efektif dan akuntabel.

“Pergantian kepemimpinan pada jabatan Irjenau merupakan bagian dari dinamika pembinaan personel dan organisasi yang berlangsung secara berkelanjutan di lingkungan TNI Angkatan Udara,” tegas Tonny.
Baca Juga: TNI AL Cari Taruna hingga Tamtama dari Papua Selatan
Sebagai unsur pengawasan internal, Irjenau memiliki peran penting dalam memastikan pelaksanaan tugas dan organisasi TNI AU berjalan sesuai dengan ketentuan, fungsi, dan tanggung jawabnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































