Pimpin Sertijab, Danlanud Adi Soemarmo: Wingdik 400/Matukjur Salah Satu Pilar Penting Mencetak Prajurit TNI AU

Jakarta, IDM – Komandan Lanud Adi Soemarmo Marsma TNI Bambang Juniar Djatmiko menegaskan peran penting Wing Pendidikan (Wingdik) 400/Matukjur sebagai salah satu pilar penting dalam upaya mencetak dan mempersiapkan para prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang berkualitas serta siap menghadapi tugas di masa depan.
Hal tersebut disampaikan oleh Marsma TNI Bambang saat memimpin serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Wingdik 400/Matukjur yang digelar di lapangan dirgantara Lanud Adi Soemarmo, Surakarta, Sabtu (22/2).
Baca Juga: Drumband Bentukan KSAD Tampil di Closing Ceremony IIMS 2025
Dengan serah terima jabatan ini, maka posisi Komandan Wingdik 400/Matukjur telah resmi ditempati oleh Kolonel Pas Ahmad Sunawar S Qodri, yang menggantikan pejabat lama yaitu Kolonel Pom Istiawan.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam rangka pembinaan karier, sekaligus upaya untuk memperkuat kinerja kita dalam melaksanakan tugas yang semakin kompleks dan penuh tantangan,” kata Bambang dikutip dari keterangan Penerangan Lanud Adi Soemarmo dalam Instagram @lanudadisoemarmo, Minggu (23/2).

Ia kemudian mengapresiasi dedikasi, loyalitas, serta kontribusi yang telah diberikan oleh Kolonel Pom Istiawan selama menjabat sebagai Komandan Wingdik 400/Matukjur.
Baca Juga: Tingkatkan Interoperabilitas Satuan Hanud Kosek II, Latihan Perkasa “B” 2025 Resmi Ditutup
“Terima kasih atas loyalitas dan dedikasi yang tinggi terhadap tugas yang diemban. Selamat menempuh pendidikan Sesko TNI, semoga diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam menjalani pendidikan,” ujar Danlanud Adi Soemarmo.
Sementara itu, Bambang berharap Wingdik 400/Matukjur dapat semakin sukses di bawah kepemimpinan Kolonel Pas Ahmad Sunawar S Qodri. “Dengan harapan, di bawah kepemimpinan Saudara, Wingdik 400/Matukjur akan semakin sukses dalam menjalankan tugas-tugasnya, menghasilkan prajurit yang berkompeten, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dan tantangan ke depan,” pungkas dia. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































