HANKAM

Pimpin Rapim Kemhan-TNI 2026, Menhan Sjafrie Berpesan soal Pengawakan

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapim Kemhan-TNI 2026. (Foto: Dok. Tim Media SS)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin memimpin rapat pimpinan (rapim) Kementerian Pertahanan-TNI 2026 di kantor Dewan Pertahanan Nasional (DPN), kompleks Kemhan RI, Jakarta Pusat, Senin (19/1).

Rapim dilaksanakan secara hybrid dengan tiga matra mengikuti rapat secara daring di markas masing-masing.

Menhan Sjafrie lewat keterangan tertulisnya menyatakan, rapim dilakukan sebagai refleksi atas apa yang telah dikerjakan sepanjang tahun 2025.

Baca Juga: Ikuti Latker EIS, Sepuluh Personel TNI AU Disiapkan Menjadi Teknisi Pesawat Tempur T-50i yang Andal

Rapim membahas hal-hal yang harus diperbaiki dan diperkuat, terutama dalam pembinaan personel sebagai perhatian khusus Presiden Prabowo Subianto, dengan prinsip meritokrasi sebagai fondasi utama.

“Beban tugas ke depan bersifat dinamis, berlapis dan maraton. Karena itu, Kementerian Pertahanan tidak bisa lagi bekerja dengan pola business as usual,” kata Sjafrie dalam unggahannya lewat akun Instagram resminya, @sjafrie.sjamsoeddin.

Sjafrie mengatakan, Kemhan dan TNI membutuhkan pengawakan yang andal, berintegritas, memiliki kredibilitas, serta kesetiaan penuh kepada negara.

Baca Juga: RSAU dr. Dody Sardjoto Disiapkan untuk Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500

“Pengawakan harus menjadi instrumen strategis dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan pertahanan,” ujar Sjafrie.

Sjafrie juga berpesan bahwa Kemhan harus menjadi cermin keteladanan bagi Mabes TNI dan seluruh angkatan.

“Ke depan, saya harapkan rakernis dapat menjabarkan secara konkret arah kebijakan pemerintah agar TNI dan Kemhan mampu menjalankan tugas dengan kesiapan penuh, disiplin tinggi serta tanggung jawab kepada bangsa dan negara,” kata dia. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.