HANKAM

Pimpin Rapat Evaluasi Bidang Operasi, Asops KSAU: TNI AU Harus Adaptif

Asops KSAU Marsda TNI Minggit Tribowo
Asops KSAU Marsda TNI Minggit Tribowo memimpin rapat evaluasi bidang operasi TNI AU tahun anggaran 2024 dan rapat koordinasi (Rakor) penyusunan Sasaran Pembinaan Kemampuan Operasi (Sasbinpuanops) TNI AU 2025. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Asisten Operasi (Asops) KSAU Marsda TNI Minggit Tribowo menegaskan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) harus terus adaptif dalam menghadapi perkembangan ancaman, seperti operasi siber dan antariksa.

Hal tersebut disampaikan Asops KSAU saat memimpin rapat evaluasi bidang operasi TNI AU tahun anggaran 2024 dan rapat koordinasi (Rakor) penyusunan Sasaran Pembinaan Kemampuan Operasi (Sasbinpuanops) TNI AU 2025 yang digelar di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Rabu (18/12).

"Dengan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), seluruh personel dituntut untuk meningkatkan profesionalisme dan kemampuan teknologi tinggi melalui pelatihan berkelanjutan. Upaya ini bertujuan untuk mencapai kemampuan operasi yang optimal serta menjaga safety awareness demi hasil tugas yang unggul," kata Asops KSAU dikutip dari keterangan Dispenau, Kamis (19/12).

Baca Juga: Pengamanan Nataru 2024/2025, Asops Panglima TNI Cek Kesiapan Prajurit Marinir

Pada kesempatan yang sama, Marsda TNI Minggit turut berpesan agar TNI AU harus tetap membumi, humanis, dan menjadi tentara rakyat yang dicintai masyarakat.

Rakor evaluasi dan penyusunan Sasbinpuanops TNI AU tahun ini digelar dengan mengusung tema "Melalui Rapat Evaluasi Program Kerja Bidang Operasi, Kita Wujudkan TNI AU Ampuh dan TNI Prima Menuju Indonesia Maju".

 rapat evaluasi
Peserta rapat evaluasi bidang operasi TNI AU tahun anggaran 2024 dan rapat koordinasi (Rakor) penyusunan Sasaran Pembinaan Kemampuan Operasi (Sasbinpuanops) TNI AU 2025. (Foto: Dok. Dispenau).

Menurut Asops KSAU, rapat koordinasi ini digelar untuk mengevaluasi kendala, memperbaiki program kerja, serta menyelaraskan visi dan misi demi sinergi yang maksimal sesuai kebijakan pimpinan.

Baca Juga: Kemhan: Dewan Pertahanan Nasional Urgensi Dibentuk Setelah 22 Tahun Ada Dalam UU

Selain itu, para peserta rakor juga turut membahas penyusunan Sasaran Pembinaan Kemampuan Operasi (Sasbinpuanops) TNI AU 2025, serta harmonisasi alokasi jam terbang dengan tujuan untuk menyamakan persepsi kepada para Komandan Satuan yang mengoperasionalkan pesawat.

Sejumlah narasumber dihadirkan untuk pembahasan-pembahasan tersebut, di antaranya Letkol Kes Tara Asena yang memaparkan materi tentang kesehatan jiwa; Dirlambangja Puslaiklambangjaau Marsma TNI Ronny Iriyanto M dengan memaparkan evaluasi safety di jajaran TNI AU; serta materi hasil evaluasi ILA/Medex Air Crew TA. 2024 yang dipaparkan oleh Kalakespra dr. Saryanto Marsma TNI Ardhantoro Rahadyan.

Tiga narasumber lainnya adalah Kadisbangopsau Marsma TNI Daan Sulfi dengan paparannya mengenai materi evaluasi Disbangopsau Progja TA 2024; Kadisopslatau Marsma TNI Adrian P Damanik dengan memaparkan materi evaluasi Disopslatau; dan Paban I/Ren Sopsau Kolonel Pnb Andi Wijanarko yang memaparkan materi evaluasi Sopsau. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.