Pesawat Produksi Industri Pertahanan Dalam Negeri Meriahkan Demo Udara HUT ke-80 TNI

Jakarta, IDM – Salah satu hal yang menyita perhatian pada peringatan HUT ke-80 TNI adalah demo udara beragam jenis pesawat yang dioperasikan tiga matra TNI, yakni TNI Angkatan Darat (TNI AD), TNI Angkatan Laut (TNI AL), serta TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Menariknya,sejumlah pesawat yang tampil dalam demo udara tersebut merupakan hasil produksi industri pertahanan (Indhan) nasional, PT Dirgantara Indonesia (PTDI), yang dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagi mitra internasional.
Baca Juga: TNI Gelar Hiburan Rakyat dalam Rangka HUT ke-80
Beberapa di antaranya adalah pesawat NC212i, CN235-220, Bell 412, AS550 Fennec, AS365 Dauphin, NAS332 Super Puma, AS565 Panther serta EC725 Caracal.
Seluruh pesawat itu berperan dalam berbagai misi, mulai dari flypast, defile, hingga membawa giant flag Merah Putih pada puncak perayaan HUT ke-80 TNI yang dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (5/10) serta sailing pass di Teluk Jakarta, Kamis (2/10).

”Keikutsertaan pesawat-pesawat produksi dan kiriman PTDI dalam kegiatan sailing pass dan demo udara pada momentum HUT TNI tidak hanya menegaskan kemampuan industri dirgantara nasional, tetapi juga memperlihatkan sinergi antara hasil karya anak bangsa dengan profesionalisme para prajurit TNI,” tulis PT Dirgantara Indonesia dalam siaran persnya dikutip Minggu (5/10).
Lebih dari itu, partisipasi ini menjadi cerminan komitmen PTDI untuk terus mendukung kemandirian pertahanan Indonesia, memperkuat postur TNI, serta menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca Juga: Marsda TNI Benny Arfan, Pati TNI AU yang Dianugerahi Bintang Yudha Dharma Pratama
PTDI diketahui mengirim unit pertama pesawat hasil produksinya ke TNI pada 1976. Sejak saat itu, pesawat-pesawat buatan PTDI telah menjadi bagian penting dalam berbagai operasi serta misi yang dijalankan oleh TNI.
Beberapa di antaranya yakni pengawasan wilayah perbatasan, dukungan logistik pasukan, misi pencarian dan penyelamatan, hingga distribusi bantuan bencana ke seluruh pelosok nusantara. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































