HANKAM

Pesawat Falcon 7X dan 8X Skadron Udara 17 TNI AU Siap Mengudara di Langit Indonesia

Pesawat Falcon 7X dan 8X Skadron Udara 17 TNI AU Siap Mengudara di Langit Indonesia
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat melakukan penyiraman air bunga sebagai bagian dari tradisi penerimaan pesawat di TNI AU. (Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Pesawat Falcon 7X dan 8X yang memperkokoh kekuatan angkut Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, siap beroperasi untuk melayani penerbangan VIP/VVIP.

Hal tersebut ditandai dengan acara tradisi penyambutan pesawat yang dilakukan oleh TNI Angkatan Udara (TNI AU) di Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (4/1). Tradisi penyambutan terdiri dari penyematan logo Skadron Udara 17, penyiraman air bunga, dan pemecahan kendi.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo berpesan agar seluruh pilot dan kru pesawat dapat segera melakukan penyesuaian dalam mengoperasikan kedua pesawat buatan Dassault Aviation Prancis tersebut. "Teruslah belajar dan tingkatkan penguasaan pesawat Falcon 7X dan Falcon 8X," pinta Fadjar seperti dikutip dari keterangan Dispenau.

Pesawat Falcon 7X dan 8X Skadron Udara 17 TNI AU Siap Mengudara di Langit Indonesia
Penyematan logo Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma pada pesawat Falcon 7X dan 8X. (Dok. Dispenau)

Selain penyematan logo, doa bersama juga menjadi bagian dari tradisi penyambutan pesawat. Doa bersama digelar dengan harapan nantinya seluruh pilot dan kru pesawat Falcon 7X dan 8X Skadron Udara 17 dapat diberikan keselamatan dalam mengoperasikan kedua pesawat itu.

Baca: Pelatihan JEMBSC Siapkan Teknisi Muda TNI AU yang Andal

Pesawat Falcon 7X dan 8X berfungsi untuk mendukung komando dan pengendalian pimpinan TNI, TNI AU, maupun lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas kenegaraan. "Kehadiran kedua pesawat ini merupakan salah satu upaya mewujudkan TNI AU menjadi Angkatan Udara yang disegani di kawasan,"tambah Fadjar. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.