Pesawat C-130 Hercules Kirim 12 Ton Bansos untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

Jakarta, IDM - Berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Selasa (07/12), satu pesawat C-10 Hercules TNI AU dengan Kapten Pnb Mikko dan Lettu Pnb Adam sebagai pilotnya telah terbang mengangkut 12 ton bantuan sosial (bansos) yang akan diberikan kepada masyarakat Kabupaten Lumajang yang terdampak erupsi Gunung Semeru yang terjadi beberapa waktu lalu.

Bansos yang dikirim berupa makanan siap saji, sembako, obat-obatan, tenda pengungsi, kasur, selimut, karpet dan sejumlah perlengkapan lainnya yang dibutuhkan warga di lokasi pengungsian.
Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah saat meninjau loading Bansos di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, mengatakan, bansos merupakan bantuan dari Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Ketum Dharma Pertiwi dan Ketum PIA Ardhya Garini.

"Hari ini TNI AU menerbangkan satu pesawat C-130 Hercules membawa 12 ton Bansos, berupa barang yang sifatnya mendesak dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak erupsi gunung Semeru," ujar Kadispenau.

Pesawat C-130 Hercules A-1318 dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta terbang menuju Lanud AbdulrachmanSaleh Malang. Setibanya di Lanud Abdulrachman Saleh Malang, bansos langsung didistribusikan ke sejumlah posko-posko pengungsian yang ada di Kabupaten Lumajang. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































