Pesawat Baron dan Helikopter Bolkow TNI AL Terlibat Latihan Operasi Pertahanan Pantai 2025

Jakarta, IDM – Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) melibatkan pesawat Baron G-58 (T-2602) dan helikopter BO-105 Bolkow (HE-4108) dalam latihan operasi pertahanan pantai 2025 di Pantai Melur, Pulau Galang, Kepulauan Riau, Kamis (3/7).
Adapun dalam latihan tersebut, pesawat Baron G-58 (T-2602) diawaki kapten pilot Letkol Laut (P) Sapari sedangkan helikopter BO-105 Bolkow (HE-4108) oleh kapten pilot Kapten Laut (P) Satria Gumilar.
Baca Juga: Aspers KSAU Berikan Pembekalan kepada 293 Calon Perwira Remaja TNI AU
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Puspenerbal Kolonel Laut (KH) Rohman Arif, menjelaskan latihan operasi pertahanan pantai secara terpadu melibatkan sejumlah unsur kekuatan TNI AL, seperti kapal perang, pasukan Marinir, hingga pesawat dan helikopter.
"Kegiatan ini dirancang untuk menguji kecepatan respons, ketangguhan sistem pertahanan serta koordinasi antar-satuan dalam menghadapi skenario serangan musuh dari arah laut," jelas Rohman dalam keterangannya.
Selain itu, ia mengatakan latihan operasi pertahanan pantai juga bertujuan meningkatkan kemampuan tempur, taktik, dan kesiapsiagaan sejumlah unsur TNI AL dalam menghadapi potensi ancaman terhadap wilayah pantai dan laut Indonesia.
Sementara itu, Komandan Wing Udara 1 Puspenerbal Kolonel Laut (P) Anang Adhi Purwonugroho, mengatakan kehadiran pesawat Baron dan helikopter Bolkow dalam latihan ini menjadi elemen penting untuk pengintaian, patroli udara, serta dukungan kepada pasukan yang beroperasi di garis pantai.
Baca Juga: Puspen TNI: KRI Brawijaya-320 Akan Bertolak ke Indonesia pada 12 Juli
"Latihan ini juga menjadi wahana untuk memperkuat kerja sama dan sinergi antara unsur udara, laut, dan pasukan darat dalam skenario pertempuran yang kompleks," kata Anang, dikutip dari siaran pers Dispen Puspenerbal.
"Melalui latihan operasi pertahanan pantai a2025, TNI AL, khususnya Wing Udara 1, menunjukkan komitmen dmenjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI, terutama di wilayah perairan strategis," imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































