HANKAM

Pesan Panglima TNI ke Calon Perwira Remaja: Tempatkan Kepentingan Bangsa di Atas Kepentingan Golongan

Agus Subiyanto
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat memberikan pembekalan kepada 2.000 calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri tahun 2025, bertempat di Gedung Olahraga (Gor) Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2025). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta didampingi para kepala staf angkatan tiga matra memberikan pembekalan kepada 2.000 calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri tahun 2025.

Pembekalan mengambil tema “Perwira Muda Berkarakter di Era Modern dan Digital Menuju Indonesia Emas 2045” yang digelar di Gedung Olahraga (Gor) Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/7).

Dalam pembekalannya, Panglima Agus menekankan pentingnya membangun karakter, profesionalisme, dan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas negara.

Baca Juga: 122 Putra Kalimantan Lulus Prajurit TNI AD, Ada dari Suku Dayak dan Banjar

“Bangun profesionalitas dan integritas, sebagai aparat negara yang berkomitmen untuk selalu menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan,” kata Agus, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Sabtu (19/7).

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit memberikan pembekalan kepada 2.000 calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri tahun 2025, bertempat di Gedung Olahraga (Gor) Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/7/2025). (Foto: Dok. Puspen TNI)

Panglima TNI juga mendorong para capaja agar menjadi agen perubahan di satuan masing-masing dan di tengah masyarakat.

“Memajukan satuan dan masyarakat di sekelilingmu dengan bekal pengetahuan, kreativitas, dan inovasi. Kemudian sebagai penjaga nilai dan menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan negara,” tutur Agus.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Gandeng EIB Bangun 15 Pusat Ketahanan Kesehatan Nasional di Fasilitas Militer

Adapun pembekalan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penting menjelang pelaksanaan upacara Prasetya Perwira (Praspa) pada 23 Juli 2025.

Upacara Praspa menjadi momentum bersejarah bagi capaja sebagai titik awal perjalanan pengabdian mereka sebagai perwira pertama di lingkungan TNI dan Polri.

Sebanyak 2.000 capaja yang mengikuti pembekalan, rinciannya 827 capaja dari Akademi Militer (Akmil), 433 capaja Akademi Angkatan Laut (AAL), 293 capaja Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 447 capaja Akademi Kepolisian (Akpol). (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.