Pesan Pangdam Mulawarman untuk Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia: Selalu Libatkan Tuhan

Jakarta, IDM – Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo memimpin upacara penerimaan satuan tugas pengamanan perbatasan RI-Malaysia, di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (20/8).
Upacara ini sekaligus menjadi penanda bagi satgas pamtas Yonarmed 11 Kostrad untuk menjalankan tugas dalam menjaga perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di wilayah Kalimantan Utara.
Baca Juga: Pangkostrad Sertijab 3 Jabatan Strategis di Kostrad, Ini Nama-namanya
Kepada seluruh prajurit satgas pamtas, Tri mengatakan jika dalam tugas yang dilakukan agar terus melibatkan Tuhan serta bertanggung jawab.
"Libatkan Tuhan bersama kita di setiap kegiatan, agar kita selalu berada dalam lindungan dan petunjuk-Nya," ujarnya.
Selain itu, Pangdam menegaskan untuk selalu menjadi pelindung dan mengayomi masyarakat di wilayah perbatasan selama masa penugasan. Ia menekankan, kehadiran satgas pamtas harus dapat dirasakan.
Baca Juga: Sebanyak Dua Penerbang Skadron Udara 11 Rampungkan Pendidikan Transisi Pesawat Sukhoi SU-30 MK2
“Kehadiran kalian harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka," ucap Tri.
Ia juga mendorong agar setiap anggota Satgas membangun hubungan yang harmonis dengan warga setempat, sehingga tercipta sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































