Pesan Menhan Prabowo Saat Terima Laporan Kenaikan Pangkat Pati Kemhan

Jakarta,IDM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima laporan kenaikan pangkat perwira tinggi (Pati) Kementerian Pertahanan di kantor Kemhan, Jakarta, Selasa (2/8).
Dalam amanatnya, Menhan Prabowo berpesan sebagai seorang prajurit aktif, kita disumpah untuk berbakti kepada bangsa dan negara.
“Sebagai manusia, saudara harus mengurus dan mengatur kesejahteraan dirimu dan keluargamu. Tapi jangan lah dengan mengakibatkan kerugian bagi negara. Itu saja. Saya titip kepada saudara-saudara,” tegas Menhan Prabowo.

Menhan Prabowo juga memberikan pandangannya bahwa seorang prajurit tidak hanya hidup untuk mencari makan. Hidup, lanjut Menhan Prabowo adalah untuk membela negara dan bangsa. Bila perlu, berkorban jiwa dan raga.
“Itu harus jadi semangat. Dedikasi di bidang masing-masing,” pesan Menhan Prabowo.
Di akhir amanatnya, Menhan Prabowo mengucapkan selamat kepada para perwira tinggi atas kenaikan pangkatnya.
“Selamat bertugas, semoga Yang Maha Kuasa selalu menyertai kita sekalian dalam pengabdian kita,” ucap Menhan Prabowo. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































