Pesan KSAU kepada Lulusan AAU: Jadi Pemimpin yang Visioner dan Adaptif

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono berpesan agar para wisudawan Akademi Angkatan Udara (AAU) dapat menjadi pemimpin yang visioner, adaptif, serta dapat terus membangun kekuatan udara dari satuan masing-masing.
“Berpikir strategis, tanggap terhadap dinamika global dan tantangan lokal, serta kembangkan semangat longlife learning di tengah perubahan dan kompleksitas ancaman modern,” ungkap KSAU dalam amanatnya saat memimpin upacara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna Akademi Angkatan Udara Tahun 2025.
Baca Juga: TNI Pastikan Mayjen Ahmad Rizal Ajukan Pensiun Dini Setelah Ditunjuk Jadi Dirut Bulog
Upacara yang digelar di Yogyakarta, Selasa (8/7) tersebut menjadi momen bersejarah bagi para Taruna lantaran mereka telah secara resmi dikukuhkan sebagai perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Momentum kelulusan yang sama juga menjadi awal pembentukan jadi diri mereka sebagai perwira TNI AU yang AMPUH (adaptif, modern, profesional, unggul, dan humanis).
Wisudawan yang mengikuti upacara tahun ini berasal dari dua masa pendidikan yang berbeda. Kendati demikian KSAU menyebut bahwa mereka disatukan dalam satu ikatan yang diberi nama PUSAKA Alumni Akademi Angkatan Udara 2025.
Baca Juga: Marinir TNI AL Perkuat Kerja Sama Pasukan Amfibi di Kawasan Indo-Pasifik
“Kebijakan penyesuaian masa pendidikan merupakan langkah strategis untuk akselerasi regenerasi perwira, efisiensi pendidikan, serta respons terhadap kebutuhan kekuatan udara nasional,” jelas Marsekal TNI Tonny dilansir dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Rabu (9/7).
KSAU turut menyampaikan apresiasi kepada sejumlah wisudawan yang berhasil menorehkan prestasi, seperti Sermatar Evan Basith Reswara yang berhasil meraih penghargaan tertinggi dengan menyandang predikat Adhi Makayasa; Sermatar Axel Fahreza Aditama dengan penghargaan Adhi Sakti; serta para wisudawan lainnya yang berpredikat Cum Laude dan Sastra Viratama Jaya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































