Pesan KSAD untuk Prajurit Intai Tempur yang Tempati Markas Baru di Cikarang

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengunjungi markas baru Batalion Intai Tempur (Yontaipur) Kostrad di Cikarang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Dilansir dari keterangan Dispenad, Senin (10/11), Maruli pada kesempatan tersebut meminta pentingnya prajurit menjaga dan memelihara kemampuan tempur agar prajurit senantiasa siap dalam setiap penugasan.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Dampingi Presiden Prabowo Ziarah dan Renungan Suci di TMP Nasional Kalibata
“Pelihara kemampuan kalian. Pangkostrad, Komandan Batalion, latih betul dan siapkan betul (para prajurit), perhatikan moril anggota agar Taipur dapat terus menjadi satuan yang bisa dibanggakan. Kalau mau jadi jagoan itu mudah, tinggal latihan, tapi kadang-kadang memelihara kemampuan itu yang lebih sulit,” kata Maruli.

Menurut Maruli bahwa setiap prajurit yang ditugaskan harus benar-benar dipersiapkan dengan baik, termasuk dalam hal kemampuan perorangan maupun kelengkapan peralatan yang mendukung pelaksanaan tugas. Ia memastikan bahwa kesiapan operasional harus menjadi budaya di setiap satuan, terutama bagi Yontaipur yang memiliki peran penting dalam operasi tempur darat.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Bertemu Kepala Suku Muyu untuk Pererat Ikatan Persaudaraan
Tatap muka orang tertinggi pertama di Angkatan Darat ini dengan prajurit Yontaipur berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dalam dialog terbuka Maruli juga menerima berbagai masukan dan saran dari para prajurit terkait pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menambahkan bahwa kesiapan penugasan tidak hanya dibutuhkan untuk misi di dalam negeri, tetapi juga untuk penugasan di luar negeri yang menuntut profesionalisme tinggi dan kemampuan adaptif prajurit.
Maruli juga berharap seluruh prajurit Yontaipur mampu melaksanakan setiap penugasan dengan sebaik-baiknya, membawa nama baik satuan, serta mengharumkan bangsa dan negara. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































