HANKAM

Pesan KSAD Maruli untuk 827 Perwira Baru TNI AD

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima 827 Perwira baru TNI AD dalam tradisi penerimaan perwira remaja Abiturien Akmil tahun anggaran 2025 di Mabesad, Rabu (23/7). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerima 827 Perwira baru TNI AD dalam tradisi penerimaan perwira remaja Abiturien Akmil tahun anggaran 2025 di Mabesad, Rabu (23/7).

Dalam kesempatan tersebut Maruli mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung. Hari ini secara resmi para perwira ini menjadi bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Menurut Maruli, melalui tradisi penciuman panji Kartika Eka Paksi, para Perwira ini tidak hanya menjalani prosesi, namun juga menyatakan ikrar bakti untuk mengabdi sebagai bagian dari korps perwira TNI Angkatan Darat yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budi bakti wira utama.

Baca Juga: Pangkogabwilhan II Tinjau Kesiapan Operasional Jet Tempur SU-27/30 di Lanud Sultan Hasanuddin

Ia kemudian mengingatkan bahwa tugas seorang perwira bukan sekedar tentang jabatan atau kewenangan, tapi tentang integritas dan keteladanan. Maka dari itu sejak hari ini tanamkan nilai-nilai ketakwaan dan kejujuran dalam diri Anda semua.

"Itulah fondasi utama yang akan menjadi kompas moral dalam setiap pengambilan keputusan. Apapun penugasan ke depan, jagalah kehormatan pribadi dan institusi. Karena kehormatan adalah hal yang tak termilai dari hidup seorang prajurit," kata Maruli.

Lebih lanjut Maruli meminta para Perwira ini jangan pernah berhenti belajar, dinamika terus berubah, medan tugas semakin dinamis. Kuasai dasar-dasar keprajuritan dengan baik dan selalu perluas wawasan.

Baca Juga: Kegiatan OMSP Satgas Pamtas di Boven Digoel: Salurkan Bantuan bagi Bayi Baru Lahir hingga Beri Layanan Kesehatan

"Jadilah perwira yang adaptif dan komunikatif dalam mampu berpikir taktis. Ingat Anda bukan hanya pemimpin di atas kertas, tetapi pemimpin lapangan yang dituntut menjadi solusi di tengah kesulitan satuan. Dan yang tidak kalah penting bangun kekompakan dan semangat kerja tim. Karena tidak ada keberhasilan besar yang dicapai hanya seorang diri. Di manapun kalian bertugas bentuk tim yang solid saling percaya dan saling mendukung," tegas Maruli.

Berikutnya Maruli menegaskan bahwa para Perwira ini harus menjadi pemimpin yang memotivasi bukan sekedar memberi perintah. Pemimpin sejati adalah mereka yang memimpin dengan hati, hadir di tengah-tengah anak buahnya, dan memberikan teladan dengan tindakan bukan hanya kata-kata.

"Negara dan bangsa menaruh harapan besar kepada Anda semua. Teruslah bertumbuh menjadi perwira muda yang handal dan profesional. Jangan cepat puas dan jangan mudah menyerah. Karena prestasi dan keberhasilan diraih melalui proses perjuangan yang panjang. Selain itu dalam memimpin pedomani prinsip to lead is to serve. Pemimpin itu melayani dan memikul tanggung jawab, bukan sekedar menduduki jabatan karena sejatinya pemimpin yang melayani akan membuat bawahan bekerja dengan sepenuh hati," tutup Maruli. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.