HANKAM

Pesan Jendral Kopassus untuk Prajurit Cendrawasih: Evaluasi dari Hal yang Sederhana

Cendrawasih
Pangdam XVII/Cendrawasih saat menyampaikan pesan di apel olahraga bersama dengan para prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) PD XVII/Cenderawasih, bertempat di Lapangan Makodam XVII/Cenderawasih, Jumat (20/1). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - "Jangan biasa-biasa saja, jangan rutin-rutin saja. Mulailah dengan evaluasi dari hal yang sederhana, sehingga mengetahui pencapaian yang telah dilakukan dan perbaiki untuk lebih maju lagi. Terlebih karena waktu tidak bisa berulang kembali," begitulah pesan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Saleh Mustafa saat olahraga bersama dengan para prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Kamis, (20/1) kemarin.

Jenderal Kopassus lulus Akmil 1991 dari kecabangan Infanteri ini mengharapkan di tahun 2023, para prajurit Cendrawasih harus lebih semangat, menciptakan suasana batin yang penuh semangat, lebih proposional dan menciptakan komunikasi tanpa batas dan jarak.

"Saya minta di tahun 2023, kita bangkitkan suasana kerja baru, selalu mencari solusi. Saya minta dalam waktu dekat ini ada banyak kegiatan, maka siapkan segala sesuatunya, termasuk daya serap anggaran. Bekerjalah sesuai program kerja masing-masing. Harus ada transparasi, akuntabilitas dan proposionalitas,” katanya.

Baca: Yonzipur 10 Lakukan Tradisi Lintas Gunung Bromo 5 Hari 4 Malam

Berikutnya, eks Komandan Grup 1 Kopassus ini pun meminta prajurit Cendrawasih harus melek teknologi agar tidak melakukan lagi pelanggaran-pelanggaran.

"Saat ini sudah semakin terbuka dengan adanya teknologi, untuk itu, komunikasi sangat penting, sehingga memudahkan mencari informasi. Jangan lagi dikejar oleh waktu, maka harus transparasi agar diperoleh ide-ide yang membangun, sehingga terbangun suasana yang baik dan tidak timbul masalah dan pelanggaran,” tutupnya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.