Pesan Aspers KSAU Untuk Wara: Tingkatkan Kemampuan Tugas dan Kemampuan Diri

Jakarta, IDM - Aspers KSAU Marsda TNI Elianto Susetio menghadiri ceramah pembekalan bagi seluruh prajurit Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) yang digelar di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (2/12).
Dalam sambutannya, Elianto berharap agar semua Wara dapat mengembangkan diri sesuai dengan tugas dan kemampuan masing-masing di mana pun mereka bertugas. Ia juga mengingatkan agar Wara dapat selalu mengevalusi diri serta tetap bersyukur atas apa yang telah dimiliki saat ini.
“Seluruh Wara juga harus berhati-hati dan bijak dalam bermedia sosial, dengan tidak memposting suatu hal yang tidak penting sehingga tidak merugikan diri sendiri, keluarga, serta instansi,” tambahnya.

Melansir keterangan Dispenau, selain Aspers KSAU, pejabat tinggi TNI AU lainnya yang turut memberikan ceramah pembekalan kepada Wara yaitu Waasintel KSAU Marsma TNI Budi Sutriaso dan Kadisminpersau Marsma TNI Agus Priyanto.
Dalam pembekalannya Budi mengungkapkan Wara merupakan sosok wanita yang harus menjadi teladan bagi wanita lainnya dalam hal pengembangan diri. “Miliki etika pergaulan yang baik dalam kedinasan maupun di masyarakat dan hindari hal-hal atau perbuatan yang dapat merugikan citra institusi maupun nama baik Wara sendiri," jelasnya.
Dengan demikian, setiap keberhasilan dan pencapaian yang ditorehkan oleh Wara dapat membawa citra positif bagi TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Baca: Sejarah Hari Artileri Nasional yang Diperingati Tiap 4 Desember
Harkat, martabat, serta kodrat Wara sebagai seorang wanita juga tidak dapat dipisahkan dengan tugas dan kewajiban mereka sebagai prajurit TNI AU. Mereka disebut Kadisminpersau Marsma TNI Agus Priyanto juga memiliki peluang yang sama dengan para prajurit pria dalam hal pengembangan karier kemiliteran.
Untuk itu, Agus berpesan agar para Wara dapat selalu meningkatkan ilmu pengetahuan dan mengembangkan kompetensi yang dimiliki. “Jadilah Wara yang mampu menunjukkan jati diri sebagai Prajurit TNI AU yg kesatria, militan, loyal & profesional,” tutup Agus. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































