Perwira TNI Raih Prestasi di Program Pendidikan Internasional Australia

Jakarta, IDM – Seorang perwira TNI kembali menorehkan prestasi dengan berhasil menyelesaikan program Methodology of English Language Teaching (MELT) kelas internasional yang berlangsung di Australian Defense International Training Center (DITC), Laverton-Australia.
Keikutsertaan personel TNI dalam program yang berlangsung sejak Februari hingga Mei 2026 ini tidak hanya mencerminkan komitmen Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertahanan Kemhan RI dalam meningkatkan kualitas SDM pertahanan, tetapi juga memperkuat diplomasi pertahanan Indonesia di kancah internasional.
Pada Graduation Day yang digelar 1 Mei 2026 lalu, hadir sejumlah pejabat penting, antara lain ADF College Commander Major General Martin White, ADF Training Center Capt Ran Sharon Pickup, serta DITC CO Commander Ran Peter Russel.
Baca Juga: TNI AL Selamatkan Harta Negara Rp14,8 Triliun dari Kejahatan Laut Sepanjang 2025-2026
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Indonesia, Letkol Thomas Barus, mendapat kehormatan menyampaikan pidato di hadapan peserta, instruktur, dan tamu undangan.
Dalam pidatonya, Letkol Thomas Barus menekankan bahwa kekuatan sejati dari pendidikan internasional terletak pada semangat friendship through understanding.
Menurutnya, saling pengertian antarsiswa lintas budaya, karakter, dan kemampuan menjadi inti dari proses belajar bersama.
“Prinsip saling menghormati, saling pengertian, dan saling melengkapi antarsiswa internasional adalah kekuatan sesungguhnya dari suatu program pendidikan. Dari yang awalnya orang asing, menjadi teman, bahkan jaringan internasional yang dapat membawa perdamaian dan kerja sama strategis di masa depan,” ungkapnya kepada Indonesia Defense Magazine, Selasa (12/5).
Sementara itu, Mayor Jenderal Martin White, Komandan Pusat Pendidikan Australian Defense Force, menyampaikan rasa bangga atas capaian seluruh peserta. Ia secara khusus menyoroti kontribusi siswa Indonesia yang selalu tampil terbaik dalam setiap kegiatan.
Menurutnya, TNI merupakan institusi yang profesional, modern, dan adaptif, serta siap menghadapi tantangan global. Kehadiran perwira TNI dalam program internasional ini diharapkan semakin memperkuat citra Indonesia sebagai mitra strategis dalam membangun perdamaian dan kerja sama pertahanan di kawasan. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































