Perwira TNI AU Resmi Jabat Wakil Kepala Pusjarah TNI

Jakarta, IDM – Kepala Pusat Sejarah TNI Brigjen Stefie Jantje Nuhujanan memimpin serah terima jabatan Wakil Kepala Pusat Sejarah TNI di Balairung Pahlawan Museum Satriamandala, Jakarta, Selasa (14/10).
Jabatan Waka Pusjarah TNI diserahterimakan dari Kolonel (Adm) Subari Santosa kepada pejabat baru Kolonel (Sus) Gerardus Maliti.
Baca Juga: Satgas Pamtas Yonarmed 12 Kostrad Gelar Layanan Medis di Perbatasan RI–Timor Leste
Maliti merupakan perwira TNI AU Korps Dinas Khusus yang berpengalaman di bidang penerangan.
"Tugas dari Wakapusjarah TNI adalah memberikan pertimbangan dan saran kepada Kapusjarah TNI. Selain itu, mengoordinasikan dan mengendalikan kegiatan staf dan administrasi,” kata Kapusjarah TNI Brigjen Stefie dalam sambutannya.
Brigjen Stefie juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan kinerjanya selama menjabat, serta berpesan kepada Maliti agar dapat menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan dengan baik.
Baca Juga: Tiga KRI Satkat Koarmada II Gelar Latihan di Perairan Ambalat
Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan serah terima jabatan Wakil Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 17 Pusjarah TNI sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Acara ditutup dengan ucapan selamat dari Kapusjarah beserta Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang 17 Pusjarah TNI, pejabat utama, dan seluruh anggota Pusjarah TNI yang hadir kepada pejabat lama dan pejabat baru. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































