Perwira TNI AL Lulus Cum Laude S2 di Akademi Militer Rusia

Jakarta, IDM – TNI AL kembali melahirkan prestasi akademik melalui seorang perwira menengah, Mayor Laut (P) Firman Cahyadi yang menyandang predikat 'cum laude' pendidikan magister di Akademi Angkatan Laut Kuznetzov, St. Petersburg, Rusia, Minggu (22/6).
Alumni Akademi TNI AL angkatan ke-52 tahun 2006 ini berhasil menuntaskan pendidikannya yang berlangsung selama tiga tahun, dimulai pada 1 Oktober 2022 sampai dengan 21 Juni 2025.
Baca Juga: Prajurit TNI AD Ciptakan Inovasi Water Spray Berbasis IoT Hingga Catat Aktivitas Kendaraan Pake QR
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, mengatakan Firman berhasil menjadi lulusan terbaik pada program pendidikan militer dan pusat ilmu pengetahuan angkatan laut (MSCN) 2022-2025.
"Pada program MSCN 2022-2025 tersebut, Mayor Firman (lulus) bersama 299 perwira siswa lainnya," kata Tunggul dalam keterangannya, dikutip Selasa (24/6).
299 perwira tersebut terdiri dari 161 perwira siswa Rusia dan perwira siswa lainnya dari berbagai angkatan laut negara, di antaranya Afrika Selatan, Angola, Aljazair, Cina, Djibouti, Ethiopia, Guinea, Indonesia, Kazakstan, Kongo, Korea Selatan, Libya, Nikaragua, Suriah, dan Vietnam.
Baca Juga: Koopsud II Bersiap Tampilkan Manuver Udara dan Misi Tempur dalam Latihan Sikatan Daya 2025
Selain meraih nilai akademis tertinggi dan menerima sertifikat ijazah predikat cum laude, Firman juga mendapatkan tanda penghargaan dari panglima tertinggi Angkatan Laut Rusia Laksamana Alexander Aleksevich. Penghargaan ini diberikan kepada prajurit berprestasi, yang menyelesaikan studi di lembaga pendidikan militer.
"Mayor Firman berhasil memperoleh gelar Master setingkat S2, magister manajemen unit dan formasi militer, yang mencakup topik kepemimpinan militer, perencanaan strategis, manajemen sumber daya pertahanan, dan manajemen operasi militer," jelas Tunggul. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































