Perwira TNI AL Berhasil Selesaikan Program Pelatihan Kapal Selam di Korea Selatan

Jakarta, IDM – Kapten Laut (P) Angga Dwi Putra, seorang perwira TNI AL berhasil menyelesaikan program pelatihan kapal selam di Jinhae, Korea Selatan, yang berlangsung dari 19 Mei-11 Juli.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul mengungkapkan, progam pelatihan internasional yang diikuti peserta dari berbagai negara itu, diselenggarakan Pasukan Kapal Selam (Submarine Force) 909 Angkatan Laut Korea Selatan.
Baca Juga: TNI AL Minta Kopaska Siap Hadapi Pemecah Belah Indonesia
"Kapten Angga yang sehari-harinya menjabat sebagai kepala divisi komunikasi KRI Alugoro-405, Satuan Kapal Selam Koarmada II, berhasil menyelesaikan pelatihan tersebut dengan sangat baik," ungkap Tunggul dalam keterangannya, dikutip Jumat (18/7).
Selama dua bulan pelatihan, Angga dan para prajurit negara peserta mengikuti pelatihan berbasis simulasi, mempelajari standar keselamatan tinggi dalam operasi bawah laut, serta mendapatkan pembekalan mengenai misi multi-peran kapal selam modern.
Baca Juga: Kapuspen: Bastille Day Tak Hanya Pererat Hubungan Antarnegara Tapi Juga Personel
Tunggul mengatakan, partisipasi perwira TNI AL dalam pelatihan internasional ini merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul.
"Selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) untuk membentuk prajurit yang profesional dan siap menghadapi tantangan operasi bawah laut masa kini sekaligus mempererat kerja sama dengan angkatan laut negara sahabat," ujar dia. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































