HANKAM

Personel TNI AU Rampungkan Latihan Cyber Defence Tahun 2023

Tedi Rizalihadi
Dankodiklatau Marsdya TNI Tedi Rizalihadi saat menutup latihan Cyber Defence TNI AU. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Jakarta, IDM - Komandan Kodiklatau (Dankodiklatau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi menutup latihan Cyber Defence TNI AU 2023 di Sekkau Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (31/5).

Dalam sambutannya, Dankodiklatau yang bertindak selaku Pimpinan Umum dalam latihan kali ini menyampaikan apresiasi kepada Komando Latihan (Kolat) dan para peserta karena telah melaksanakan seluruh rangkaian latihan secara maksimal.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Brigif Raider 9 Kostrad Panen Raya Jagung 1,4 Hektare

“Dengan dilaksanakannya latihan ini, maka seluruh peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam operasi dukungan siber, serta penggunaan peralatan and piranti lunak,” ungkap Tedi dikutip dari instagram @kodiklatau_info, Kamis (1/5).

Personel TNI AU
Personel TNI AU yang mengikuti latihan Cyber Defence. (Foto: Dok. Instagram @kodiklatau_info)

Selaras dengan hal tersebut, latihan ini sekaligus menjadi wadah bagi TNI AU untuk melatih para personelnya dalam mengantisipasi setiap gangguan, ancaman, dan penyalahgunaan teknologi siber.

Baca Juga: Dukung MNEK 2023, Unsur KRI Koarmada II Debarkasi Personel dan Materiil

Pada prinsipnya, latihan Cyber Defence diselenggarakan oleh TNI AU untuk memelihara, meningkatkan dan menguji kemampuan Komando Operasi Udara I, II dan III beserta satuan jajarannya dalam menyusun rencana operasi dukungan siber pada Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer selain Perang (OMSP).

Tahun ini, latihan Cyber Defence TNI AU mengusung tema “Satuan unsur siber melaksanakan operasi dukungan siber pada OMP dan OMSP di Mandala Operasi Perairan Natuna Utara, Perairan Selatan Selat Bali dan Wilayah Papua dalam rangka mendukung tugas Kogasudgab” dan dilaksanakan selama tiga hari. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.